Dewan Pers

Dark/Light Mode

Siap Tempur Untuk 2024

Sahabat Ganjar Deklarasi Di 17 Negara

Minggu, 19 September 2021 15:45 WIB
Deklarasi virtual Sahabat Ganjar di 17 negara. (Foto: Dok. Sahabat Ganjar)
Deklarasi virtual Sahabat Ganjar di 17 negara. (Foto: Dok. Sahabat Ganjar)

 Sebelumnya 
Generasi Milenial
Usai deklarasi, acara dilanjutkan webinar dengan tema “Budaya, Generasi Milenial, dan Politik dalam Perspektif Naiknya Elektabilitas Ganjar". Webinar menghadirkan narasumber Kepala Redaksi Polhukam LKBN Antara Sigit Pinardi dan pengamat politik Ujang Komarudin. 
 
Sigit memaparkan, berdasarkan Sensus Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020 yang dirilis Januari 2021, menunjukkan generasi milenial dan generasi Z menjadi kaum mayoritas populasi Indonesia. Generasi milenial tercatat sebanyak 25,87 persen, sedangkan generasi Z sebanyak 27,94 persen dari total penduduk yang mencapai 270,20 juta jiwa.
 
"Dalam kontestasi elektoral, keberadaan pemilih milenial dan generasi Z ini akan menentukan pada 2024. Baik dalam hal keberhasilan pemilu atau partisipasi pemilih maupun penentuan pemimpin bangsa," katanya.
 
Sigit menambahkan, ada dua survei yang secara spesifik menyasar generasi milenial dan generasi Z terkait dengan nama-nama potensial calon presiden mendatang, yakni survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis 21 Maret 2021 dan survei Center for Political Communication Studies (CPCS) yang dirilis 15 Juni 2021. "Hasil survei Indikator menempatkan Anies Baswedan di urutan pertama disusul Ganjar Pranowo di urutan kedua. Sementara di survei CPCS Ganjar berada di urutan pertama disusul Ridwan Kamil," ucapnya.
 
Sementara itu, Ujang Komarudin melihat, Ganjar adalah politisi dan pejabat daerah yang secara aktif menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi dengan warga. Ganjar kerap menggunakan akun Instagramnya untuk membagikan berbagai kegiatannya. Seperti saat mengunjungi warga, mencicipi kuliner, hingga saat bersepeda.
 
"Internet kini menjadi salah satu hal penting dalam bermasyarakat seiring dengan berkembangnya teknologi. Internet memunculkan adanya jenis media baru yang dinamakan new media atau media baru, salah satunya adalah media sosial," urainya. [USU]