Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Polemik Ijazah Jaksa Agung
BEM Unsoed: Kental Muatan Politis
Kamis, 30 September 2021 16:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Polemik ijazah Jaksa Agung ST Burhanuddin masih memunculkan pro dan kontra. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsoed Fakhrul Firdausi mengaku tak heran dengan munculnya polemik perbedaan latar belakang pendidikan mantan Jamdatun tersebut.
Sebab, dirinya menduga, pengangkatan ST Burhanuddin sebagai Guru Besar Hukum Pidana Unsoed cenderung bermuatan politis.
Baca juga : Pengamat Minta Menkopolhukam Bentuk Tim Investigasi Independen
Apalagi, ada perbedaan latar belakang pendidikan Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang terungkap dari buku pidato pengukuhan profesornya dan daftar riwayat hidupnya yang dipublikasikan situs resmi Kejaksaan Agung.
“Saya rasa indikasinya bisa ke sana (website Kejaksaan Agung diduga ada unsur melakukan pembohongan publik),” ujar Fakhrul kepada wartawan melalui sambungan telepon, Kamis (30/9).
Baca juga : Please, Jangan Ugal-ugalan Prokes Ya...
BEM Unsoed sendiri, katanya, tidak mengetahui proses pengukuhan Jaksa Agung sebagai profesor hukum pidana di Unsoed. Ia pun bertanya-tanya, mengapa proses seleksinya tidak bisa diketahui secara luas oleh publik.
"Saya melihatnya, pemberian gelar akademik tanpa melalui studi yang ditempuh secara matang dan hati-hati cenderung bermuatan politis. Ada kepentingan-kepentingan tertentu yang ingin dicapai sehingga pemberian gelar secara non studi itu dilakukan," bebernya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya