Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Halaman Masjid Jadi Lahan Pertanian Modern, Erick Tohir Puji Terobosan PLN

Minggu, 10 Oktober 2021 19:59 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) berkunjung melihat kreativitas warga di komunitas masjid As-Shidiq di Pasir Jati, Ujung Berung, Bandung. (Dok. PLN)
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) berkunjung melihat kreativitas warga di komunitas masjid As-Shidiq di Pasir Jati, Ujung Berung, Bandung. (Dok. PLN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Masjid As-Shidiq di Pasir Jati, Ujung Berung, Bandung ini bukan masjid biasa. Berada di bawah jaringan transmisi milik PT PLN (Persero), pekarangan masjid yang luas tampak asri dan hijau, penuh dengan beragam tanaman pangan.

Bahkan penyiraman tanaman di halaman masjid ini menggunakan sistem otomatis atau dengan remote control yang dikendalikan menggunakan ponsel. Listriknya tentu saja berasal dari PLN.  

Hal ini memikat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang berkunjung melihat kreativitas warga di komunitas masjid ini.

Mereka ini merupakan mitra binaan PLN yang secara inovatif memanfaatkan pekarangan menjadi lebih produktif dengan keragaman tanaman pangan.  

Di pekarangan Masjid, ada tempat pembibitan benih sayur, tanaman cabai, sayur selada, seledri, terong dan sejumlah tanaman lain yang membuat Masjid di Kelurahan Pasirjari ini terlihat unik.  

Baca juga : Erick Thohir Ajak Join PNM Mekaar

Masjid tersebut memang termasuk dalam lokasi buruan atau pekarangan Sehat Alami Ekonomis (SAE). Digunakan untuk bercocok tanam dengan menggulirkan program Masjid Makmur Tur Alus Hejo Pakarangan (Mamatahan).

Turunan dari program Buruan SAE Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, sehingga dinamakan “Buruan SAE As-Shidiq”.  

Ide program dari Pemerintah setempat ini sejatinya merupakan pengelolaan lahan kosong untuk ditanami tanaman pangan atau beternak sebagai sumber protein hewani, sehingga lebih produktif.

Berkat peran PLN yang turut mendampingi komunitas warga masjid lewat Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), lahan yang berada di jalur kelistrikan dan merupakan aset PLN tersebut pun diberdayakan sehingga menjadi area hijau urban farming.  

Pujian pun datang dari Erick yang melihat keunikan dari konsep TJSL yang disinergikan dengan program pemerintah setempat itu.  

Baca juga : Menkeu: Fungsi KTP Bisa Buat NPWP

"Ini semua tanaman yang bisa dikonsumsi, organik juga. Misalnya di setiap masjid bisa menanam seperti ini luar biasa, saya terinspirasi," puji Erick di sela-sela kunjungannya, Sabtu (09/10/2021).  

Tanpa sungkan, Erick pun turut langsung memanen sawi yang ditanam di plastik polybag. Dan dengan bangga menunjukkannya ke kamera.

Sebuah ungkapan kebanggaan terhadap inisiatif dan kreativitas PLN bersama warga komunitas masjid.  

Buah inspirasi, Erick pun berencana menerapkan program Buruan SAE ini di setiap masjid BUMN yang ada di seluruh Indonesia.

Keberhasilan program ini menurutnya menjadi hal yang sangat positif di saat efek dari pandemi mulai berkurang.  

Baca juga : HUT Pernikahan, Erick Thohir Ngado Kambing Putih Ke Istri, Namanya Ambyar

Terlebih melalui program ini, peran masjid sebagai penggerak perubahan dapat terlihat.  

"Karena itu BUMN, PLN khususnya, masuk dalam ekonomi yang di bawah. Masjid selain rumah ibadah juga bisa menjadi rumah pendidikan, rumah ekonomi. Ini yang saya rasa menjadi terobosan luar biasa yang hari ini bisa saya saksikan," kata Erick.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan, perseroan akan mengadopsi program seperti ini, khususnya di lokasi-lokasi dekat transmisi.

PLN melihat potensi besar di balik program pemanfaatan aset lahan ini untuk mendukung agenda ketahanan pangan nasional.  

Pengembangan Urban Farming di pekarangan masjid tak hanya bermanfaat bagi warga sekitar.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.