Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Tim peneliti Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, telah menuntaskan pembuatan bibit vaksin (seed vaccine) untuk mengatasi Covid-19. Bibit vaksin buah karya peneliti dalam negeri itu diserahkan ke PT Biotis Pharmaceutical Indonesia (PT Biotis) untuk diproduksi sebagai Vaksin Merah Putih.
Direktur Utama PT Biotis FX Sudirman, mengatakan progres pembuatan Vaksin Merah Putih sejauh ini masih on the track. Vaksin tersebut ditargetkan sudah bisa diedarkan ke masyarakat pada Juli 2022.
"Pembuatan seed vaccine sudah diselesaikan oleh tim Universitas Airlangga dengan hasil baik dan saat ini diterima oleh PT Biotis untuk diproses ke tahap selanjutnya," kata FX Sudirman dalam acara Dies Natalis ke-67 Universitas Airlangga bersamaan dengan penyerahan seed vaccine dari tim peneliti Unair kepada PT Biotis di Surabaya, Selasa (9/11).
Baca juga : Menkes Berdoa Pembuatan Vaksin Merah Putih Lancar
Adapun tahapan selanjutnya, PT Biotis akan melakukan proses media fill upstream yang diharapkan akan selesai sebelum akhir tahun 2021.
Sebelumnya, kerja sama PT Biotis dan Unair berhasil menyelesaikan proses penelitian hingga uji praklinis Vaksin Merah Putih selama kurang dari satu tahun.
Dalam kesempatan yang sama, FX Sudirman juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah melalui BPOM yang telah memberikan dukungan melalui keterlibatan dalam mengawasi pengembangan vaksin di Indonesia, khususnya untuk PT Biotis.
Baca juga : Menperin: RI Siap Jadi Basis Produksi Vespa
Ia juga terus mengajak stakeholders maupun masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada tim peneliti Vaksin Merah Putih.
"Vaksin Merah Putih adalah vaksin resmi pertama buatan Indonesia. Kami berharap dukungan dari seluruh stakeholders dan masyarakat agar Indonesia bisa segera merdeka dan terlepas dari ketergantungan impor vaksin," ujar Sudirman.
PT Biotis Pharmaceutical Indonesia sendiri merupakan perusahaan swasta nasional yang ditunjuk pemerintah untuk menemukan, mengembangkan, memproduksi, dan mengkomersilkan vaksin dalam negeri yang aman dan berkualitas tinggi.
Baca juga : eFishery Dongkrak Produksi Ikan Peternak Cirebon 3 Kali Lipat
"PT Biotis siap membantu pemerintah dalam menyukseskan program vaksin yang diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Indonesia," pungkasnya. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya