Dark/Light Mode

Pandemi Membawa Berkah

Sabtu, 6 Maret 2021 06:15 WIB
Ngopi - Pandemi Membawa Berkah
Catatan :
Redaktur

RM.id  Rakyat Merdeka - Pandemi Covid-19 berdampak terhadap segala aspek kehidupan. Namun di sisi lain, ada hobi lama yang kembali “booming” akibat kebosanan orang-orang dari segala pembatasan aktivitas sosial yang terjadi.

Salah satunya memelihara ikan hias, seperti ikan cupang yang kembali digandrungi di dalam negeri. Dari mulai anak-anak sampai orang tua pun kembali memelihara ikan yang dinilai memiliki bentuk dan warna yang menarik.

Berita Terkait : Diketawain Malam-malam

Dengan alasan tersebut, kawan saya, Widi membaca peluang untuk membudidayakan cupang. “Karena nilai jualnya cukup tinggi,” katanya.

Guna memasarkan ikan-ikan itu, Widi menggunakan bantuan e-commerce agar jangkauan pasarnya semakin luas. Tapi, dia juga menawarkan hasil budidayanya kepada warga sekitar.

Berita Terkait : Olahraga Di Kawasan PIK 2

Ikan cupang yang dia ternak, mulai dari jenis Koi dan Avatar. Katanya, ikan itu cukup mahal di pasaran. “Kalau ternak lebih baik pakai indukan yang bagus sekalian,” timpalnya.

Menurut dia, dari hasil budidaya selama 6 bulan terakhir dirinya bisa menghasilkan setidaknya 70 ekor. Itu berasal dari 6 indukan. Empat ekor ikan betina yang dikawinkan dengan dua pejantan.

Berita Terkait : Disatroni Maling

Widi mengaku bisa mendapat keuntungan dari hasil ternak sendiri mencapai Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu dalam satu bulan. Sebuah harga yang cukup untuk membuat dapurnya semakin ngebul.

Namun dengan kondisi cuaca yang ekstrem saat ini, membuat burayak atau anakan ikan cupangnya banyak yang mati. Saat ini ia pun sedang menghentikan dahulu proses mengawinkan cupangnya. [Bayu Prihartanto/Wartawan Rakyat Merdeka]