Dark/Light Mode

Momen Tingkatkan Syukur

Rabu, 28 April 2021 06:20 WIB
Ngopi - Momen Tingkatkan Syukur
Catatan :
Redaktur

RM.id  Rakyat Merdeka - Bulan Ramadan kedua di masa pandemi Covid-19 ini sedikit berbeda dibandingkan tahun pertama. Ada beberapa larangan terkait pelaksanaan ibadah yang sudah dilonggarkan.

Tahun lalu, untuk menjalankan salat wajib di masjid dan mushalla saja sangat sulit. Pasalnya, banyak masjid atau mushalla yang ditutup. Itu bukan karena kemauan sendiri, melainkan karena ada aturan dari kepala daerah.

Berita Terkait : Pasrah Lebaran Di Rumah Saja

Namun, berbeda dengan tahun ini, meskipun dengan protokol kesehatan yang ketat, setidaknya masih bisa menjalankan ibadah salat wajib berjamaah dan salat tarawih. Gemuruh suara imam dan bilal tarawih membuat suasana kebatinan bagi yang rindu akan ibadah jamaah seperti terobati.

Tahun lalu, saya masih ingat, bagaimana para tetangga, khususnya kepala keluarganya yang laki-laki, harus belajar mengaji lagi dan menghafalkan surat-surat pendek yang mungkin sudah terkikis karena kesibukannya. Hal itu dilakukan karena mereka dituntut menjadi imam untuk salat di rumah masing-masing.

Berita Terkait : Ayo Baca Kamus

Dari yang biasa menjadi makmum, tahun lalu para laki-laki harus merangkap semua jabatan. Dari muazin, bilal, penceramah dan sekaligus imam salat. Sungguh momentum tahun lalu itu indah dan penuh pengalaman.

Tahun ini pun masih belum normal sepenuhnya seperti sebelum pandemi. Shaf salat masih berjarak, bacaan imam lebih dipercepat. Tapi, ini adalah momentum meningkatkan rasa syukur.

Berita Terkait : Belajar Dari Kiai Puntadewa

Syukur karena saat ini masih bisa menikmati kumpul bersama keluarga di bulan suci Ramadan. Sebab, ada sebagian masyarakat yang tidak bisa lagi berkumpul secara utuh karena salah satu keluarganya meninggal akibat positif Covid-19.

Di saat inilah kita harus mengakui kebesaran Allah SWT. Bahwa tidak ada tempat berlindung, tidak ada tempat mengadu yang paling tepat kecuali kepada-Nya. [Nana Maulana/Wartawan Rakyat Merdeka]