Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tolong Mudahkan Vaksinasi Lansia

Jumat, 9 April 2021 06:15 WIB
Ngopi - Tolong Mudahkan Vaksinasi Lansia
Catatan :
Redaktur

RM.id  Rakyat Merdeka - Bagi warga lanjut usia (lansia), mencari slot vaksinasi Covid-19 gampang-gampang susah. Seperti kedua orang tua saya, yang sampai sebulan menunggu tanpa kepastian.

Awalnya, dilakukan pendataan dari RT/RW. Katanya, nanti bisa melalui Puskesmas terdekat. Namun, tak ada kepastian kapan akan mulai divaksin.

Setelah perjalanan cukup panjang, akhirnya saya berhasil mendaftarkan orang tua di sebuah vaksinasi massal untuk lansia. Itu pun yang dapat jadwal vaksin hanya ayah saya, ibu tidak.

Berita Terkait : Hobi Bawa Untung

Saat itu, saya daftar melalui platform aplikasi GoodDoctor, yang bekerja sama dengan perusahaan transportasi online dan Kementerian Kesehatan. Kenapa saya pilih ini? Karena ada layanan drive thru untuk lansia yang akan divaksin. Wow, inovasi baru nih. Jadi, nggak perlu turun dari mobil, tenaga kesehatan bisa langsung menyuntikkan seseorang untuk divaksin. Mirip saat kita mau memesan makanan di salah satu restoran cepat saji.

Dari pendaftaran itu, ayah saya dapat jawad di hari Sabtu (14/3), pukul 1 siang. Lokasinya di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan. Persiapan fisik untuk tetap tenang dan tidak perlu khawatir terkait vaksin Covid-19 sudah saya sampaikan ke ayah. Kebetulan saya sudah duluan divaksin. Jadi, punya pengalaman bagaimana deg-degannya pas mau divaksin.

Berhubung jadwal vaksinasi ayah saya pukul 1 siang, kami memutuskan berangkat dari rumah satu jam lebih awal. Untuk mengantisipasi membludaknya antrean bersama pendaftar lain.

Berita Terkait : Sedih Tapi Nggak Bisa Nangis

Tiba dilokasi, benar saja antrean membludak. Mengular hingga keluar gedung. Ternyata, vaksinasi massal ini tidak hanya untuk lansia tapi juga driver ojek online. Alhasil, antrean lansia dan ojek online tak terkendali.

Drive thru yang diharapkan, ternyata ditiadakan. Melihat antrean yang semrawut dan tak lagi menerapkan jaga jarak, dengan sangat terpaksa saya dan ayah balik kanan.

Sampai saat ini, saya masih berharap vaksin untuk lansia bisa lebih dimudahkan. Mulai dari pendaftaran vaksin yang seharusnya bisa dilakukan di lokasi terdekat tempat tinggal (misalnya seperti puskesmas atau klinik) dan tidak antre berjam-jam, karena lansia lebih rentan jika terpapar Covid-19. [Kintan Pandu Jati/Wartawan Rakyat Merdeka]