Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
PeduliLindungi Dituding Langgar HAM
DPR: Semoga Bukan Karena AS Sensi Dengan Kehadiran Putin Di G20
Minggu, 17 April 2022 17:44 WIB
Sebelumnya
"Yang disampaikan (Kemlu AS) kan potensi. Jadi belum ada bukti-bukti adanya pelanggaran HAM. Kita jadikan sebagai masukan saja. Ini kan laporan Lembaga Swadaya Masyarakat bukan Special Procedures Mandate Holders (SPMH) seperti di bawah Dewan PBB," ujar dia.
Baca juga : Mahfud: Nyatanya, Penanganan Covid RI Lebih Baik Dibanding AS
Dia mensinyalir kemungkinan adanya beda pemahaman dan tidak ada cross checking atau konfirmasi dengan pihak di Indonesia. "Atau one sided story," tutup Bobby. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya