Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
PeduliLindungi Dituding Langgar HAM
DPR: Semoga Bukan Karena AS Sensi Dengan Kehadiran Putin Di G20
Minggu, 17 April 2022 17:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Penerapan aplikasi PeduliLindungi mendapat sorotan dari Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS). Dari laporan dengan judul "2021 Country Reports on Human Rights Practices", Kementerian Luar Negeri atau Kemenlu AS mengungkapkan adanya temuan pelanggaran HAM di Indonesia.
Laporan ini menuding PeduliLindungi memiliki kemungkinan untuk melanggar privasi seseorang. Seperti diketahui, aplikasi ini menampung informasi mengenai puluhan juta masyarakat Indonesia.
Baca juga : Mahfud: Nyatanya, Penanganan Covid RI Lebih Baik Dibanding AS
Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi berharap, protes Pemerintah Negeri Paman Sam itu tidak berkaitan dengan sikap Indonesia yang mengizinkan Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri G20.
"Semoga ini bukan karena AS sensi dengan Indonesia soal kehadiran Rusia di G20," kata Bobby saat dihubungi RM.id, Minggu (17/4).
Menurutnya aplikasi semacam PeduliLindungi bukan cuma di Indonesia. Di banyak negara juga mempunyai aplikasi serupa. "Di Singapura ada Trace Together, Malaysia Mysejahtera, Perancis ada Tous Anti Covid, dan lain-lain," ungkapnya.
Kendati demikian, politisi partai Golkar itu meminta Pemerintah Indonesia tidak berlebihan menyikapi protes Pemerintah Paman Sam.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya