Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023
- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Apa Dasar Hukumnya?
- Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
- Polisi Kawal Ketat Final Indonesia Vs Thailand di GBK, Kerahkan 10.121 Personel
RM.id Rakyat Merdeka - Senayan mengingatkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) konsisten dan lebih detail dalam upaya memitigasi bencana. Karena, dalam beberapa bulan ke depan curah hujan diprediksi sangat tinggi dan berpotensi menyebabkan banjir di berbagai daerah.
Anggota Komisi V DPR Sudewo meminta BMKG berkomunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) terkait dengan mitigasi bencana ini.
Baca juga : Kubah Masjid Islamic Center Jakarta Utara Kebakaran
“BMKG dalam melakukan mitigasi bencana itu secara detail, jangan hanya secara universal,” tegasnya.
Dari mitigasi itu, lanjutnya, daerah mendapat masukan apa yang harus dilakukan sehingga perencanaan wilayah bisa selaras dengan kebijakan pusat.
Baca juga : Orang Kaya Masih Menikmati BBM Bersubsidi, BPH Migas: Perlu Pendataan
Selain itu, BMKG kudu mensosialisasikan mengenai program kegiatan Sekolah Lapang Iklim (SLI) dan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN).
Harapannya, program ini menjadi salah satu kegiatan penting dalam memitigasi sekaligus dapat meningkatkan pemahaman para petani dan nelayan terhadap informasi cuaca dan iklim. Ini juga untuk membantu dalam perekonomian mereka.
Baca juga : Himbara Wait And See
BMKG punya teknologi selain melakukan mitigasi bencana, juga bisa mengetahui titik-titik tertentu keberadaan ikan.
“Mengapa hal ini tidak disosialisasikan dan tidak dikoordinasikan supaya mitigasi bencana yang dilakukan BMKG dapat memberi manfaat nyata terhadap stakeholder yang lain,” imbuh Sudewo.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya