Dark/Light Mode

Ketua DPR Puan: Perwira TNI & Polri Harus Siap Hadapi Era Disrupsi Teknologi

Selasa, 16 Juli 2024 22:30 WIB
Ketua DPR, Puan Maharani saat mengikuti Upacara Prasetya Perwira dan Pelantikan Perwira TNI-Polri, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (16/7) Foto:IG
Ketua DPR, Puan Maharani saat mengikuti Upacara Prasetya Perwira dan Pelantikan Perwira TNI-Polri, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (16/7) Foto:IG

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR, Puan Maharani mengatakan, perwira TNI dan Polri harus cepat beradaptasi dengan kondisi perkembangan zaman revolusi industri 4.0 dan siap hadapi disrupsi teknologi.

Hal itu disampaikan Puan saat Upacara Prasetya Perwira dan Pelantikan Perwira TNI-Polri, di  Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (16/7).

“Perwira muda TNI harus mampu beradaptasi di bidang teknologi untuk mengantisipasi terjadinya perang non-konvensional seperti cyber war, tapi kita bersyukur saat ini perwira TNI banyak yang berasal dari gen Z yang memiliki keunggulan di bidang teknologi,” kata Puan dalam keterangan resminya.

Perubahan zaman tersebut, katanya harus disesuaikan dengan pola kerja dan pembinaan di tubuh TNI, serta kesadaran para perwira muda untuk terus mengasah kemampuan agar bisa mengatasi berbagai jenis perang demi menjaga pertahanan negara.

Baca juga : Jokowi Minta Perwira TNI-Polri Waspadai Ancaman Perang Siber Dan Judol

Hal ini juga berlaku sama untuk perwira muda Polri. Puan berpesan untuk bisa beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi guna mengantisipasi berbagai modus-modus kejahatan baru.

“Perwira muda Polri dituntut mampu menghadapi berbagai kejahatan dan jenis kriminal baru yang memanfaatkan teknologi untuk merugikan masyarakat," tuturnya.

Dia juga meminta personel Polri memastikan untuk bekerja maksimal dalam menjaga kestabilan keamanan di tengah masyarakat.

"Pastikan berikan pelayanan dan penegakan hukum sebaik mungkin untuk keamanan rakyat,” ucapnya.

Baca juga : Mendes: Semua Pihak Harus Bantu Pasarkan Teknologi Tepat Guna

Lebih lanjut, dia mengingatkan agar perwira TNI-Polri senantiasa menjaga soliditas, integritas, etika, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Sinergi TNI dan Polri turut menguatkan bangsa ini. Tunjukkan kekompakan dalam melaksanakan tugas agar rakyat merasa aman dan nyaman karena penjaga keamanan mereka solid,” katanya.

Ia meminta agar para perwira muda TNI-Polri menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan menunjukkan pengabdian yang nyata untuk masyarakat, bangsa dan negara.

"Buktikan kemampuan dan kesetiaan dalam mengemban tugas negara. Selalu berada di depan untuk membantu rakyat,” ujarnya.

Baca juga : Romo Benny: Wujudkan Nilai Pancasila, Polri Harus Tingkatkan Keadaban Kepolisian

Puan meminta para perwira muda TNI-Polri yang telah dilantik tersebut agar menjadi andalan bagi masyarakat yang menaruh harapan besar kepada TNI-Polri dalam menjaga pertahanan dan keamanan negara.

“Jaga selalu kepercayaan masyarakat, beri pelayanan dan perlindungan bagi rakyat. Jadilah pengayom dan abdi negara yang amanah serta bisa dipercaya dengan tetap mengedepankan nilai humanis dan kemanusiaan,” tuturnya.

Diketahui, 906 perwira TNI dan Polri dilantik oleh Presiden Jokowi. Jumlah itu terdiri atas 417 capaja Akademi Militer (Akmil), 129 capaja Akademi TNI AL (AAL), 113 capaja Akademi TNI AU (AAU), dan 247 capaja Akademi Kepolisian (Akpol).
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.