Dark/Light Mode

Komisi IV DPR Maaf-maafan Dengan Mitra Kerja

Kritik Bukan Karena Ada Maunya

Jumat, 13 September 2024 07:15 WIB
Ketua Komisi IV DPR Sudin
Ketua Komisi IV DPR Sudin

RM.id  Rakyat Merdeka - Rapat Kerja Komisi IV DPR dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, diwarnai saling bermaafan. Sedianya, rapat membahas Rencana Kerja Anggaran (RKA) Kementerian/Lembaga Tahun 2025

Ketua Komisi IV DPR Sudin meminta maaf kepada Menteri Siti yang di awal rapat menyam­paikan permohonan maafnya jika dalam kurun waktu 5-10 ta­hun bermitra terdapat kesalahan. Menteri Siti sudah dua periode menjabat Menteri LHK sejak Oktober 2014.

“Kami juga mengucapkan permohonan maaf, karena Ibu Menteri tahu, saya saat me­mimpin rapat agak kencanglah (mengkritik, red). Kencangnya saya bukan mau sesuatu, tapi untuk koreksi perbaikan. Un­tuk semua,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Sudin lalu menyampaikan Dirgahayu Manggala Agni yang hari ini berulang tahun ke-22. Manggala Agni adalah organisasi tingkat nasional yang bertugas di bidang pengendalian kebakaran hutan dan lahan di bawah Di­rektorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim LHK.

“Semoga anggota Manggala Agni dilindungi Allah SWT dalam menjalankan amanat men­jaga hutan tetap siaga dan selalu bersemangat menjalankan tugas dan kewajibannya,” doa Sudin.

Hanya saja, Sudin menyesal­kan minimnya anggaran untuk personel pengendali kebakaran hutan dan lahan ini. Biaya Operasional Pegawai (BOP) dan gaji personel di lapangan ini masih belum signifikan. Ironis­nya, penggantian baju untuk personel Manggala Agni, lima tahun belum dianggarkan.

Baca juga : Jalan Rusak Dan Parkir Liar Paling Dikeluhkan Warga

“Peralatan seperti selang pompa dan lain-lain itu mem­prihatinkan. Miris sekali. Tetapi giliran terjadi kebakaran, tidak padam, mereka pasti selalu dis­alahkan. Namun begitu kerjanya baik, cuma dapat apa, sudah ke­wajiban kamu selaku Manggala Agni,” ujarnya.

Anggota Komisi IV DPR Slamet juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam perjalanan bersama Menteri Trenggono dan Menteri Siti terdapat hal-hal yang kurang berkenan

“Terutama kepada para peja­bat Eselon I, biasa kalau gebrak-gebrak meja,” ujarnya.

Namun, dia mendukung ang­garan tahun 2025 yang sudah disetujui di Badan Anggaran DPR. Tinggal nanti anggaran tersebut dibahas bersama kem­bali dalam rapat dengar pendapat supaya tepat sasaran.

“Intinya tahun 2025, bagaima­na anggaran ini bisa sinergi dengan Pemerintahan yang baru,” sebutnya.

Sementara, Menteri Treng­gono menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya atas kemitraan, dukungan Komisi IV DPR.

Baginya, kolaborasi antara Pemerintah dan DPR merupa­kan kunci keberhasilan dalam mengatasi berbagai tantangan yang ada di sektor ini.

Baca juga : Southampton Vs Manchester United, Jabatan Ten Hag Jadi Taruhan

“Saya memohon maaf bila ada hal yang kurang berkenan selama kita bekerja sama dan berinteraksi,” katanya.

Dia berharap, kerja sama KKP dan Komisi IV ini dapat terus berlanjut di masa yang akan datang sehingga sektor kelautan dan perikanan ini bisa semakin maju, berdaya saing, berkelanjutan, berkeadilan dan mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Hal senada dilontarkan Men­teri Siti. Dia menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sangat tinggi karena su­dah bersama-sama 5 hingga 10 tahun ini.

“Sudah banyak langkah ko­rektif yang dilakukan KLHK. Itu bisa terjadi dengan catatan-catatan kritis, arahan sekaligus restu dari Komisi IV DPR,” kata Siti.

Dia pun menyampaikan per­mohonan maaf apabila terdapat hal-hal yang kurang tepat selama menjalani 10 tahn menjalani kemitraan ini.

“Kami sekali lagi menyampai­kan permohonan maaf dan terima kasih,” pungkasnya.

 

Baca juga : Badminton Hong Kong 2024, Jojo Dan Ginting Menyala

 

 

 

 

 

 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.