Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
APBN 2025 Akomodir Program Quick Wins
Semoga Kualitas SDM Meningkat
Jumat, 20 September 2024 07:15 WIB
Sebelumnya
Sementara untuk alokasi belanja pendidikan, Banggar DPR dan Pemerintah sepakat memberikan alokasi belanja sebesar Rp 124,26 triliun atau 30 persen dari APBN 2025 sebesar Rp 3621,31 triliun.
“Kita harapkan jalannya pendidikan lebih inklusif. Kita harus akhiri anak-anak masa depan bangsa putus sekolah atau kuliah karena persoalan biaya pendidikan,” harapnya.
Said menuturkan sejumlah kesepakatan bersama Pemerintah dalam kerangka ekonomi makro dan kebijakan fiskal tahun 2025. Yakni, pertumbuhan ekonomi 5,2 persen, laju inflasi 2,5 persen dan nilai tukar rupiah Rp16.000 terhadap dolar AS.
Baca juga : 80 Persen Warga Kembangan Setuju Lepas Wolbachia
Berikutnya, tingkat suku bunga SBN 10 tahun 7 persen. Harga minyak mentah Indonesia 82 dolar AS per barel. Lifting minyak bumi 605 ribu barel per hari 605. Dan lifting gas bumi 1.005 ribu barel per hari.
Namun pihaknya meminta Pemerintah untuk menjaga tingkat inflasi tetap rendah agar daya beli rumah tangga tidak terganggu.
“Kesuksesan Pemerintah menjaga inflasi rendah selama ini patut kita apresiasi. Namun kewaspadaan perlu kita jaga terhadap gejolak harga pangan dan energi yang memiliki kontribusi besar terhadap inflasi,” wantinya.
Baca juga : Ditahan Imbang Si Ular Besar, Haaland Mati Kutu Di Etihad
Banggar DPR juga mendorong tingkat suku bunga 10 tahun lebih rendah dari usulan Pemerintah. Terlebih lagi target tingkat suku bunga SBN tahun 2024 ini lebih rendah di level 6,7 persen dibandingkan tahun depan.
Langkah ini untuk mengantisipasi mahalnya biaya dana yang harus dikeluarkan oleh Pemerintah baru.
“Pemerintah akhirnya menyepakati usulan Komisi VII dan Banggar DPR untuk memenuhi target lifting minyak bumi lebih tinggi dari rencana awal. Meski target ini tidak mudah, langkah itu perlu diupayakan untuk menambah penerimaan serta mengurangi kebutuhan impor minyak bumi,” pungkasnya.
Baca juga : Fikri Dan Daniel Trengginas
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 20 September 2024 dengan judul APBN 2025 Akomodir Program Quick Wins, Semoga Kualitas SDM Meningkat
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya