Dark/Light Mode

Fraksi NasDem MPR Akhiri Masa Tugas: Pembahasan Soal Konstitusi Harus Membumi

Selasa, 1 Oktober 2024 09:05 WIB
Ketua Fraksi NasDem MPR Taufik Basari/Ist
Ketua Fraksi NasDem MPR Taufik Basari/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Fraksi NasDem MPR menggelar kuliah umum dan Laporan Kinerja Fraksi NasDem MPR bertajuk ‘Masa Depan Cita Kedaulatan Rakyat & Negara Hukum dalam Konstitusi Indonesia’.

Bertempat di Auditorium DPP NasDem, hadir Ketua Fraksi NasDem MPR Taufik Basari (Tobas) dan Pembicara kunci Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) 2003-2008 Prof. Jimly Asshiddiqie

“Ini penghujung penugasan kita sebagai pimpinan Fraksi NasDem MPR dengan membuat kuliah umum isebagai bagian dari budaya diskusi budaya diskursus yang memang selalu dikembangkan oleh fraksi NasDem MPR terkait konstitusi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI,” kata Tobas, Senin (30/9/24).

Baca juga : Maulid Nabi, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan & Kesatuan di Tengah Keberagaman

Ketika berbicara konstitusi, lanjut Tobas, persoalan konstitusi tidak boleh hanya pembicaraan yang terjadi di kalangan para elite politik saja, tetapi harus melibatkan banyak pihak.

“Pembicaraan soal itu harus membumi, dibicarakan di berbagai tempat, didiskusikan bersama, termasuk mengenai gagasan amandemen,” kata Tobas. 

Dalam rapat paripurna, kata dia, pihaknya memberikan 5 syarat bahwa ketika ingin melakukan amandemen, terlebih dahulu dilakukan evaluasi menyeluruh yang melibatkan seluruh pihak.

Baca juga : Gapensi Jabar: Ada Pilkada, Sektor Konstruksi Tetap Tumbuh

Prof. Jimly Asshiddiqie dalam kuliah umumnya memberi berbagai perspektif tentang negara demokrasi dan prinsip negara hukum.

Menurut Jimly, soal ini harus terus dibangun kualitas dari waktu ke waktu. 

“Partai NasDem saya lihat punya potensi besar, apalagi dalam waktu singkat, melesat. Sekarang sudah 69 kursi dari 2019 lima puluh sembilan, naik sepuluh kursi. Ini artinya kepercayaan rakyat pada NasDem luar biasa,” tutur Jimly. 

Baca juga : Kolaborasi PTPN Group dan Bank Mandiri, Dorong Pembiayaan Petani Tebu

Salah satu yang membuat orang percaya kepada NasDem bagi Jimly, karena ide-ide yang dibangun untuk pentingnya restorasi dan perubahan dalam makna perbaikan. 

“Saya rasa itu sunnatullah hukum alam. Diperlukan perbaikan sistem kenegaraan kita ke depan. Apa yang kita diskusikan tadi itu saya meyakini, begitu juga sikap Pak Ketua Umum (Surya Paloh),” tandas Jimly.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.