Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Tentara Nasional Indonesia (TNI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79, kemarin. Senayan mengapresiasi peran dan kontribusi TNI bagi bangsa sehingga kepercayaan masyarakat terhadap TNI masih sangat tinggi
Lembaga survei Indikator bahkan menempatkan tingkat kepercayaan publik ke TNI sebesar 93 persen. “Bersyukur di usia yang ke-79 tahun ini, TNI kita terus mendapatkan kepercayaan publik yang sangat luar biasa,” ujar Sekretaris Fraksi Golkar DPR Mukhtarudin dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (5/10/2024).
Anggota Komisi VII DPR Periode 2019-2024 ini pun berharap, ke depannya komitmen TNI terhadap rakyat terus meningkat. Sehingga TNI bersama rakyat terus saling menguatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Sebab menurut politisi Golkar yang terpilih kembali pada periode 2024-2029 dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah ini, tantangan TNI ke depannya tidak semakin mudah. Hal ini mengingat era perkembangan teknologi yang semakin canggih di tengah tensi geopolitik yang kian memanas. “TNI juga harus siap dan cepat beradaptasi dengan perkembangan zaman,” imbuhnya.
Mukhtaruddin pun berpesan agar TNI terus mengedepankan profesionalitas dalam melaksanakan tugasnya dan selalu melindungi, menjaga stabilitas dan mempertahankan kedaulatan negara. “Dirgahayu TNI ke-79, kebanggaan bangsa yang tak tergoyahkan. Jaya selalu TNI, garda terdepan pertahanan bangsa,” tandasnya.
Baca juga : Airlangga: Bukti Pemerintah Berupaya Menekan Inflasi
Ketua DPR Puan Maharani juga mendoakan TNI semakin matang, terus bertransformasi menjadi kekuatan militer yang modern dan profesional. Selalu berdampingan dengan rakyat dalam menjaga kedaulatan bangsa.
“TNI bukan hanya garda terdepan dalam pertahanan, tetapi juga kekuatan yang selalu siap siaga mengawal setiap tahapan pembangunan nasional demi terciptanya Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” sebut Puan.
Makanya, di momen yang bersejarah ini, Perayaan HUT TNI mengambil tema, 'TNI Modern Bersama Rakyat, Siap Mengawal Suksesi Kepemimpinan Nasional Untuk Indonesia Maju', menjadi simbol kuat komitmen TNI untuk selalu berada di barisan rakyat.
“Bersama-sama, mari kita terus bergandengan tangan dengan TNI untuk menjaga stabilitas dan kemajuan bangsa menuju cita-cita Indonesia yang gemilang. Dirgahayu TNI, jaya selalu untuk Tanah Air tercinta,” tutupnya.
Sementara Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamuddin mengaku bangga dan terkesima dengan kemajuan alat dan sistem persenjataan prajurit TNI dalam parade militer yang dipamerkan di HUT ke-79 TNI 5 Oktober di lapangan Monas.
Baca juga : Pemerintah Diminta All Out Dukung Keuangan Syariah
“Kami sangat bangga melihat perjuangan dan rasa nasionalisme tinggi para Tentara Nasional Indonesia. Semoga perjuangan tetap berlanjut dengan alutsista yang semakin modern dan maju,” ujar Sultan.
Menurut ketua DPD yang baru saja terpilih itu, TNI harus terus mengembangkan SDM dan inovasi sistem persenjataan baik secara mandiri maupun dengan pendekatan diplomasi militer bersama negara sahabat.
“Tantangan TNI saat ini adalah memastikan Alutsista TNI semakin modern dan maju agar bisa bersaing dengan negara lain. Tentunya dengan memperhatikan kondisi geografis dan doktrin pertahanan nasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sultan meminta agar TNI menjadi garda terdepan mengawal dan mendukung program pembangunan nasional yang dipimpin oleh presiden terpilih Prabowo Subianto ke depan.
“Atas nama lembaga DPD, kami mengapresiasi kinerja menteri Pertahanan RI yang telah bekerja keras memperkuat sistem pertahanan dan alutsista TNI. Hal ini tentu sangat penting bagi kedaulatan negara dan pengakuan negara lain terhadap Indonesia,” bilangnya.
Baca juga : Masyarakat Kembangan Utara Lepas Nyamuk Ber-Wolbachia
Prajurit TNI, lanjut senator asal Bengkulu ini, perlu bertransformasi dan terlibat dalam kegiatan non militer. Prajurit TNI harus diberikan kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi dan minatnya pada aktivitas bisnis dan ekonomi selama tidak mengganggu jati dirinya sebagai seorang prajurit TNI.
“Kami harap TNI turut aktif dalam mensukseskan program pembangunan ekonomi dan pertahanan. Semangat dan disiplin prajurit TNI sangat dibutuhkan dalam proses pengembangan ekonomi baik di tingkat nasional maupun lokal,” pungkas Sultan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya