Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bamsoet Dukung Gagasan Prabowo Wujudkan Lumbung Pangan Hingga Desa
Kamis, 12 Desember 2024 14:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota DPR sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai, gagasan Presiden Prabowo Subianto tentang lumbung pangan dari tingkah nasional hingga tingkat desa, layak menjadi strategi baru untuk mewujudkan ketahanan pangan dan penciptaan lapangan kerja baru hingga seluruh pelosok desa. Gagasan dan strategi ini relatif lebih mudah diwujudkan karena hampir semua aspeknya bisa mengandalkan potensi dalam negeri. Para menteri ekonomi dan semua pemerintah daerah hendaknya mulai menindaklanjuti gagasan Presiden Prabowo tersebut.
Bamsoet memaknai gagasan Prabowo ini sebagai strategi baru untuk sekaligus mewujudkan dua tujuan yang sangat strategis, yakni menuju swasembada pangan dan penciptaan lapangan kerja dari sektor tanaman pangan di semua pelosok desa. “Relatif lebih mudah diwujudkan segera karena tidak harus menunggu komitmen modal asing atau barang modal berteknologi tinggi. Segala aspeknya bisa dimulai dengan mengandalkan semua potensi dalam negeri dan kearifan lokal,” ujar Bamsoet, di Jakarta, Kamis (12/12/2024).
Baca juga : Prabowo: Kencangkan Ikat Pinggang
Ketua MPR ke-15 dan Ketua DPR ke-20 ini memaparkan, dalam acara penyerahan Daftar Isian Pelaksaaan Anggaran (DIPA) dan Transfer ke Daerah (TKD) 2025 di Istana Negara Jakarta, Selasa (10/1220), Presiden Prabowo kembali mengingatkan urgensi mewujudkan swasembada pangan. Prabowo menegaskan, mewujudkan swasembada pangan menjadi target yang tidak bisa ditawar-tawar, karena menjadi bagian tidak terpisah dari ketahanan nasional. Setiap desa harus mempunyai tanah yang dialokasikan khusus untuk produksi tanaman pangan.
Dengan melaksanakan gagasan Prabowo tersebut, lanjut Bamsoet, setiap daerah akan mendapatkan manfaat. Peluang untuk mengembangkan potensi tanaman pangan di daerah masing-masing terbuka lebar.
Baca juga : Prabowo Luncurkan e-Katalog Versi 6.0, Mampu Pangkas Biaya ADM Hingga 50 Persen
“Ketika program pengembangan itu mulai berproses, akan tercipta lapangan kerja di daerah. Karena itu, sangat penting dan strategis bagi setiap pemerintah daerah menyelaraskan program prioritasnya dengan gagasan presiden tentang lumbung pangan," kata Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini menyakini, banyak daerah bisa mewujudkan gagasan tentang lumbung pangan, karena puluhan juta warga sudah melakoni kegiatan tanaman pangan. Data hasil Sensus Pertanian Badan Pusat Statistik (BPS) pada Juni-Juli 2023 mencatat jumlah petani Indonesia mencapai 27.799.280 orang. Dari jumlah tersebut, petani milenial (19-39 tahun) berjumlah 6.183.009 orang atau sekitar 21,93 persen dan petani generasi Z (11-26 tahun) sebanyak 2,14 persen. Sensus yang sama juga mencatat jumlah rumah tangga usaha pertanian yang mengusahakan tanaman pangan mencapai 15.550.786 rumah tangga.
Baca juga : ISESS Dukung Prabowo Kurangi Ketergantungan Pada Batu Bara
"Faktor lain yang patut menjadi perhatian semua pemerintah daerah adalah merawat dan melindungi areal pertanian yang sudah ada. Demi terwujudnya swasembada pangan, alih fungsi lahan pertanian harus dihentikan,’’ pungkas Bamsoet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya