Dark/Light Mode

Jakarta Dan Bekasi Dikepung Banjir, Eddy Soeparno Perlu Manajemen Krisis Atasi Dampak Perubahan Iklim

Rabu, 5 Maret 2025 16:26 WIB
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno. (Foto: Dok. MPR RI)
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno. (Foto: Dok. MPR RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hujan deras selama dua hari berturut-turut menyebabkan banjir besar di berbagai wilayah Jakarta dan Bekasi. 

Di Jakarta, genangan air mencapai 105 RT dengan ketinggian hingga 5 meter, sementara di Bekasi, 8 kecamatan terdampak parah. 

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menegaskan bahwa bencana ini merupakan bukti nyata bahwa krisis iklim semakin mengancam dan membutuhkan penanganan yang lebih serius.

Baca juga : Perbanyak Transportasi Publik Berbasis Listrik, Ini Solusi Eddy Soeparno Percepat Transisi Energi

"Kita tidak bisa terus-menerus hanya merespons saat bencana sudah terjadi. Perlu ada langkah mitigasi dan kesiapan manajemen krisis yang lebih baik agar dampaknya bisa diminimalkan," ujarnya dalam keynote speech MPR Goes to Campus di Universitas Nasional, Jakarta, Rabu (4/3/2025).

Eddy menekankan bahwa pola banjir yang terus berulang menunjukkan perlunya strategi yang lebih sistematis dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

"Ini bukan pertama kalinya kita menghadapi banjir besar. Pola ini terus berulang setiap tahun, dan kalau tidak ada kebijakan yang lebih serius, maka ke depannya situasi bisa semakin buruk," kata Eddy.

Baca juga : Bicara Di UGM, Eddy Soeparno Tekankan Pentingnya Kebijakan Berbasis Data Dan Riset Ilmiah

Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia ini juga mengingatkan bahwa kepala daerah hasil Pemilu 2024 harus memiliki kebijakan konkret dalam menangani krisis iklim dan bencana hidrometeorologi seperti banjir.

"Kepala daerah harus segera menyusun langkah strategis, mulai dari perbaikan tata kelola air, sistem drainase yang lebih baik, hingga kesiapan tanggap darurat yang lebih cepat dan efektif. Jangan hanya bertindak ketika bencana sudah terjadi," ujar Eddy.

Eddy menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa perubahan iklim bukan lagi ancaman masa depan, tetapi sudah menjadi kenyataan yang harus segera dihadapi. 

Baca juga : Gandeng Unhan, Top Management Krakatau Steel Group Gelar Pelatihan Kepemimpinan

"Krisis iklim ini nyata dan dampaknya semakin besar. Kita tidak bisa menunda lagi. Jika kebijakan yang tepat tidak segera diterapkan, masyarakat akan terus menjadi korban," pungkas Anggota DPR RI Dapil Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.