Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
DPR Soroti Aksi Ormas Di Subang Dan Depok
Negara Tidak Boleh Kalah Dengan Aksi Premanisme
Minggu, 27 April 2025 07:20 WIB
Sebelumnya
“Tentu ormas semua tujuannya baik. Pasti baik. Cuma mungkin ada oknum-oknum yang menyalahgunakan apalagi sampai mengancam, mengintimidasi, atau bahkan merusak fasilitas. Itu yang tidak boleh dibiarkan, dibenarkan,” pungkasnya.
Hal senada dilontarkan anggota Komisi III DPR Bimantoro Wiyono. Menurutnya, insiden pembakaran mobil milik kepolisian di Depok, bukan sekadar perlawanan terhadap aparat. Hal itu merupakan bentuk nyata upaya penghadangan terhadap proses penegakan hukum oleh kelompok-kelompok yang mencoba menebar teror di tengah masyarakat.
Baca juga : PKB Dan PDIP Jabar Sewot Minta Hibah Dikembalikan
“Kejadian ini tidak bisa dianggap sebagai insiden biasa. Ini adalah bentuk perlawanan terang-terangan terhadap hukum dan institusi negara. Saya mengecam keras aksi pembakaran tersebut dan meminta agar seluruh pelakunya diusut tuntas,” tegas Bimantoro.
Bimantoro menyatakan dukungannya kepada Polri untuk menindak tegas semua pihak yang terlibat dalam insiden tersebut. Ia juga mengingatkan bahwa negara tidak boleh tunduk pada tekanan kelompok mana pun yang mencoba menggunakan kekerasan untuk menghindari proses hukum.
Baca juga : Di Lantai Dasar Ada Bengkel, Di Lantai 4 Ada Kolam Renang
“Negara tidak boleh kalah dengan premanisme. Tindakan brutal seperti ini adalah ancaman terhadap ketertiban umum dan kewibawaan hukum. Semua yang terlibat harus diproses hukum tanpa pandang bulu,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi gerak cepat Polri yang dalam waktu singkat telah mengamankan sejumlah tersangka yang diduga terlibat dalam kasus ini. Menurutnya, ini membuktikan bahwa Polri tidak main-main dalam menjaga hukum dan ketertiban. KAL
Baca juga : Investasi Dan Konsumsi Rumah Tangga Terjaga
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 6, edisi Minggu, 27 April 2025 dengan judul "DPR Soroti Aksi Ormas Di Subang Dan Depok Negara Tidak Boleh Kalah Dengan Aksi Premanisme"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya