Dark/Light Mode

Rakyat Kecewa Berat

Daerah Otonom Baru Di Papua Belum Ada Kantor Pemerintahan

Senin, 5 Mei 2025 07:10 WIB
Robert J Kardinal. (Foto: Dok. Golkar).
Robert J Kardinal. (Foto: Dok. Golkar).

 Sebelumnya 
Rakyat Papua pun sebenarnya sangat senang dengan adanya pemekaran ini. “Namun ketika dilaksanakan, ternyata tidak melalui perencanaan yang baik. Ini yang membuat masyarakat Papua kecewa. Pemekaran sama sekali belum berdampak bagi pembangunan di Papua,” sesal Bendahara MPR for Papua ini.

Dia menjelaskan, sejak dua tahun resmi menjadi provinsi baru, kantor pemerintahan 4 Provinsi DOB Papua belum terbangun sama sekali. Kantor resmi Pemerintah daerah, kantor DPRP, MRP, hingga kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat sepi dari pembangunan. Situasi ini pula yang membuat Pemerintahan baru hasil Pilkada sulit bekerja. “Kapan mereka bisa langsung kerja, bisa melayani rakyat kalau kantornya saja numpang sana numpang sini,” sesal Robert.

Baca juga : Kinerja Bisnis Jasindo Lanjutkan Tren Positif

Robert tidak habis pikir, pembangunan infrastruktur di provinsi pemekaran baru ini sangat sulit sekali dilaksanakan. Belum lagi, ternyata banyak kepala dinas ini masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt). Pengaturan kepegawaian dan status Aparatur Sipil Negara (ASN) juga belum jelas. Dia khawatir jika ini terus berlanjut, akan memicu ketidakpuasan masyarakat yang lebih besar lagi terhadap Pemerintah.

“Ini persoalan besar. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mesti terlibat langsung menuntaskan ini,” dorongnya.

Baca juga : Airlangga: Belanja Lebaran Masyarakat Capai Rp 100 T

Robert mengungkapkan, situasi ini menujukkan bahwa kebijakan pemekaran di Tanah Papua ini belum berefek kepada masyarakat. Dia khawatir, jika situasi ini terus berlanjut, anggaran dan program Pemerintah yang seharusnya untuk pendidikan dan kesehatan, dapat dialihkan untuk pembangunan kantor pemerintahan hingga infrastruktur, imbas dari kebijakan efisiensi. KAL

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Senin, 5 Mei 2025 dengan judul "Rakyat Kecewa Berat, Daerah Otonom Baru Di Papua Belum Ada Kantor Pemerintahan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.