Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Cuaca Ekstrem, Jamaah Diminta Jaga Kesehatan Fisik Di Tanah Suci
Kamis, 8 Mei 2025 08:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tingginya suhu tanah suci selama pelaksanaan ibadah haji 2025 membuat khawatir sejumlah kalangan.
Anggota Komisi VIII DPR, Mahdalena meminta para jamaah haji asal Indonesia mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
“Cuaca di Arab Saudi pada Juni–Juli bisa mencapai suhu ekstrem hingga 50 derajat Celsius. Ini jauh lebih panas dibandingkan suhu di Indonesia yang rata-rata berkisar 35–37 derajat. Jemaah perlu bersiap secara fisik maupun perlengkapan,” kata Mahdalena, Rabu (7/5/2025).
Baca juga : Darurat Kecelakaan, Pemerintah Harus Jujur Jika Anggaran Keselamatan Tidak Ada
Ia mengingatkan, pelaksanaan ibadah haji berlangsung dalam kondisi iklim gurun yang sangat panas dan kering. Oleh karena itu, jemaah diimbau membawa perlengkapan pribadi yang dapat melindungi dari paparan langsung sinar matahari, seperti topi, payung, kacamata hitam, dan masker.
“Perlengkapan ini terlihat sederhana, tapi sangat penting untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Gunakan saat bepergian dari hotel ke masjid atau saat puncak ibadah di Arafah dan Mina,” ujarnya.
Mahdalena juga mengingatkan, pentingnya menjaga asupan cairan untuk mencegah dehidrasi.
Baca juga : Lepas Jemaah Haji KNO-02, Dahnil Pesan Saling Membantu di Tanah Suci
Ia menyarankan jemaah untuk membawa botol minum sendiri dan mengisinya dengan air zamzam, serta minum dalam jumlah kecil namun sering.
“Jangan tunggu haus. Minum sedikit tapi rutin bisa mencegah dehidrasi. Karena kalau sudah dehidrasi, kondisi tubuh bisa cepat drop,” jelasnya.
Selain menjaga diri dari cuaca panas, Mahdalena juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam mengikuti arahan petugas dan menjaga pola makan.
Baca juga : Tokoh dan Ormas Agama Diminta Jadi Penyelesai Masalah dan Pendamai Dunia
Ia meminta jemaah tidak melewatkan waktu makan yang telah disediakan. “Jangan sampai karena kelelahan atau terburu-buru, jemaah lupa makan. Tubuh butuh energi untuk menjalankan ibadah yang memerlukan fisik yang kuat,” ucapnya.
Mahdalena berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, sehat, dan kembali ke Tanah Air dalam kondisi selamat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya