Dark/Light Mode

Fraksi Gerindra Dukung Kebijakan Stimulus Ekonomi

Jumat, 13 Juni 2025 09:57 WIB
Ketua Fraksi Partai Gerindra Budisatrio Djiwandono. Foto: Istimewa
Ketua Fraksi Partai Gerindra Budisatrio Djiwandono. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Fraksi Partai Gerindra DPR-RI mendukung penuh kebijakan stimulus ekonomi yang diumumkan Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan pada kuartal II tahun 2025. Stimulus ini, diyakini mendongkrak daya beli masyarakat secara terukur.

“Paket stimulus ini dirancang untuk mengembalikan pertumbuhan ekonomi triwulan II kembali ke kisaran 5 persen melalui intervensi fiskal yang menyasar langsung penguatan daya beli masyarakat,” kata Ketua Fraksi Partai Gerindra, Budisatrio Djiwandono, Jumat (13/6/2025).

Budisatrio merincikan, selain mendongkrak daya beli masyarakat, stimulus ini dapat memperkuat konsumsi domestik, sekaligus mendorong pemerataan ekonomi daerah. Stimulus, diberikan dalam bentuk bantuan sosial, subsidi upah, dan insentif transportasi.

Diyakininya, program ini diarahkan secara tepat sasaran kepada 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), 17 juta pekerja, dan jutaan masyarakat pengguna moda transportasi, baik darat, laut, maupun udara.

Baca juga : Kontribusi Nyata BNI Di Sektor Infrastruktur, Dukung Konektivitas & Pemerataan Ekonomi

“Ini merupakan strategi fiskal guna memperkuat konsumsi domestic dan mendorong multiplier effect yang nyata, terutama dengan adanya momentum libur sekolah dan tanggal merah,” katanya.

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra ini menganalogikan, kebijakan ini merupakan bentuk kehadiran Pemerintah untuk menstimulasi pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.

Dicontohkannya, saat mobilitas masyarakat meningkat karena libur sekolah dan tanggal merah, sektor-sektor pendukung seperti transportasi, kuliner, dan penginapan di daerah-daerah tujuan wisata juga akan ikut bertumbuh.

Menurutnya, stimulus ini menegaskan, bahwa pendekatan ekonomi Pemerintahan Presiden Prabowo bersifat inklusif yang langsung menyentuh masyarakat kelas menengah maupun ekonomi rentan.

Baca juga : Bertemu Wakil PM Tajikistan, Wamenlu Tata Dorong Penguatan Kerja Sama Ekonomi

“Kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia terletak pada daya beli masyarakat yang terjaga dan bertumbuh. Saat konsumsi meningkat, seluruh sendi perekonomian juga akan turut bertumbuh. Ini adalah kebijakan yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari rakyat,” katanya.

Selain mendukung kebijakan ini, Budisatrio menegaskan bahwa Fraksi Gerindra juga akan aktif mengawal implementasinya agar tepat sasaran dan tidak terjadi kebocoran.

“Evaluasi terhadap distribusi dan efektivitas program, termasuk koordinasi antar kementerian dan lembaga, menjadi bagian penting dari fungsi pengawasan DPR,” tutupnya.

Diketahui, paket stimulus senilai Rp 24,44 triliun yang digulirkan Pemerintah terdiri dari penebalan bantuan sosial (Rp 11,93 triliun), subsidi upah (Rp 10,72 triliun), diskon tarif transportasi (±Rp 940 miliar), potongan tarif tol (±Rp 650 miliar), dan diskon iuran JKK bagi sektor padat karya (±Rp 200 miliar).

Baca juga : Gerindra: Kebijakan Pertanian On The Track

Sebagian besar pembiayaan berasal dari APBN, dengan proporsi non-APBN digunakan untuk insentif transportasi dan ketenagakerjaan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.