Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bongkar Penyelundupan Narkoba Skala Besar
Anggota DPR Puji Kerja BNN
Minggu, 15 Juni 2025 07:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Senayan mendorong Pemerintah memberikan dukungan lebih kepada Badan Narkotika Nasional (BNN). Selama ini BNN terus berada di garis depan pemberantasan narkoba, terutama di wilayah perbatasan.
Anggota Komisi III DPR Rizki Faisal mengapresiasi kinerja BNN bersama aparat hukum lainnya menggagalkan peredaran 2 ton narkoba jenis sabu yang masuk ke Indonesia melalui wilayah perairan Kepu&lauan Riau (Kepri). “Pemberian alokasi anggaran operasional khusus bagi BNN di wilayah perbatasan, sesuai dengan tingkat risiko dan kebutuhan nyata di lapangan, perlu dilaku&kan,” katanya kepada wartawan, Jumat (13/6/2025).
Selain tambahan anggaran, Rizki juga menyoroti pentingnya penyediaan fasilitas pendu&kung seperti kapal patroli dan peralatan intelijen laut. Wilayah strategis seperti Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Papua menjadi titik yang perlu mendapatkan prioritas.
Politisi Partai Golkar itu mengusulkan pembentukan satuan tugas permanen lintas instansi yang fokus pada de&teksi dini dan patroli laut. Satgas permanen ini dinilai efektif untuk memutus rantai peredaran narkoba lintas negara.
Baca juga : Gerindra Resmi Laporkan Kades Baturiti Ke Polda Bali
Tidak hanya itu, dia menyoroti keterbatasan sumber daya yang dimiliki BNN di wilayah perbatasan, khususnya di Kepri. Di mana, kondisi di lapangan sangat memprihatinkan karena minimnya jumlah personel dan tidak adanya kapal operasional.
“BNN Kepri bertugas mengawasi wilayah laut yang berbatasan langsung dengan tiga negara, yaitu Malaysia, Singapura, dan Vietnam, namun tidak memiliki kapal patroli sendiri. Wilayah kerjanya men&cakup pulau-pulau terluar seperti Natuna dan Anambas, tapi mereka harus bekerja dengan keterbatasan,” sebut Rizki.
Akibatnya, dalam kondisi serba terbatas tersebut, BNN hanya bisa mengandalkan ban&tuan dari TNI AL, Bea Cukai, dan Polri untuk menjalankan fungsi intelijen, pengawasan, dan penindakan.
Sebelumnya, usai menggagalkan penyelundupan narkoba terbesar di Indonesia, BNN meli&batkan ribuan masyarakat Batam untuk ikut memusnahkan barang bukti (barbuk) sabu seberat 2 ton. BNN sengaja menjadikan pemusnahan barbuk sebagai pesta kenduri dengan melibatkan banyak tokoh,para penyintas, aktivis anti narkoba, jurnalis hingga influencer.
Baca juga : Korupsi Di Sektor Perizinan Berdampak Langsung Ke IPK
Kepala BNN Komjen Mar&thinus Hukom menuturkan, pihaknya ingin membuat pe&musnahan nakoba itu transparan, terang benderang. Semua orang bisa menyaksikan, siapa pun boleh terlibat dalam memasuk&kan barbuk ke mesin pemusnah.
“Saya mengundang seluruh masyarakat untuk mengawal pemusnahan agar para bandar, kaki tangan kartel dan para pengedar tahu bahwa kami tidak main-main dalam menjalankan mandat Presiden untuk mem&berantas narkoba sampai ke akar akarnya,” kata Marthinus.
Untuk kesekian kalinya, dia mengajak masyarakat untuk bangkit melawan dan mem&berantas narkoba. “Dengan dukungan penuh dari masyara&kat, BNN dan pemerintah siap melanjutkan perang hingga para bandar bubar dan musnah. Saya ulangi, kami tidak pernah main-main dengan komitmen ini,” sebutnya.
Dengan mengundang ribuan masyarakat dalam seremoni pemusnahan barbuk di ruang terbuka, Marthinus berkomit&men membangun kepercayaan publik. Eks Komandan Densus Anti Teror 88 ini menyadari bahwa terjadi public distrust dalam pemusnahan narkoba.
Baca juga : OJK Pede SE Co-payment Ngerem Laju Inflasi Medis
“Cara menjawab kritikan ini adalah dengan membuatnya transparan. Tidak ada yang ditutupi. Semua bisa ngecek langsung, memvalidasi dan bah&kan boleh ikut memusnahkan,” katanya. Marthinus meyakini, memerangi narkoba hanya akan efektif jika masyarakat ikut ter&libat. OSP
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 6, edisi Minggu, 15 Juni 2025 dengan judul "Bongkar Penyelundupan Narkoba Skala Besar Anggota DPR Puji Kerja BNN"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya