Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ringankan Beban Rakyat, Misbakhun Usul Penurunan Tarif PPN
Minggu, 31 Agustus 2025 21:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan pentingnya sejumlah langkah ditempuh untuk meringankan beban rakyat. Salah satunya mengusulkan penurunan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 10 persen.
Menurut Misbakhun, kebijakan fiskal ini penting agar rakyat di bawah merasakan keringanan di tengah himpitan ekonomi.
Hal ini, lanjutnya, sejalan dengan semangat kuat Presiden Prabowo Subianto untuk meringankan penderitaan rakyat Indonesia.
Baca juga : Kejagung Sita Rumah Mewah Raja Minyak MRC, Terkait TPPU
Presiden Prabowo, kata Misbakhun, menginginkan Wong Cilik Podho Gemuyu atau orang kecil pada tersenyum. Dia menilai, keinginan ini sederhana, namun sarat makna dan mencerminkan tujuan mulia kepemimpinan.
"Sebuah keinginan Bapak Presiden yang sangat sederhana, namun memiliki makna dalam dan tujuan mulia. Harus ada kebijakan agar beban pajak rakyat kecil lebih diringankan pada situasi sekarang," ujar Ketum DEPINAS SOKSI saat berdiskusi dengan sejumlah awak media di sebuah kedai kopi di Kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (31/8/2025).
Misbakhun menambahkan, konsumsi masyarakat harus terus ditingkatkan agar daya beli terjaga. Karena itu, DPR siap mendukung setiap kebijakan yang dapat mempertahankan kekuatan konsumsi rakyat.
Baca juga : Sekolah Rakyat, Kopdes, Dan MBG Menuai Pujian
Selain itu, Misbakhun juga mengusulkan agar beberapa produk turunan pertanian yang sudah terkena PPN diberi tarif delapan persen. Menurutnya, langkah ini sekaligus memperkuat hilirisasi serta mendukung industrialisasi sektor pertanian.
"Itu bisa menguatkan hilirisasi dan industrialisasi sektor pertanian. Langkah ini pasti memberi dampak tekanan pada penerimaan negara," kata Misbakhun.
Dia meyakini, penurunan PPN dari 11 persen menjadi 10 persen tidak akan berdampak signifikan bagi pemasukan negara. Dia menilai pengurangan ini akan tertutupi oleh kenaikan volume transaksi ekonomi.
Baca juga : Jempoli Langkah BI Turunkan Suku Bunga, Misbakhun Tekankan Dampak ke Sektor Riil
"Tarif PPN yang lebih rendah akan mendorong konsumsi masyarakat dan permintaan barang. Kondisi ini akan ikut mendongkrak produktivitas di sektor riil," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya