Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengusulkan pemberian anugerah kepada almarhum Taufik Kiemas sebagai 'Bapak Empat Pilar MPR'. Anugerah tersebut perlu diberikan karena jasa almarhum Taufik Kiemas dalam membangun paradigma kebangsaan, merajut kebersamaan dalam keberagaman, dan menyatukan visi ke-Indonesiaan, melalui sosialisasi Empat Pilar MPR.
"Terkait dengan sosialisasi Empat Pilar MPR, kita tidak boleh melupakan jasa almarhum Bapak Taufik Kiemas. Karena beliaulah yang memelopori sosialisasi Empat Pilar MPR yang dilaksanakan sampai sekarang ini. Rasanya sangat tepat jika kita mengenang jasa beliau dengan menganugerahkan gelar 'Bapak Empat Pilar MPR RI'," ujar Bamsoet dalam sambutannya di acara Riding Kebangsaan dan Grand Final Lomba Empat Pilar MPR, di Gedung MPR, Jakarta, Minggu (23/2).
Baca juga : Wapres, Ketua DPR dan Jaksa Agung Hadiri Cerdas Cermat 4 Pilar MPR
Dihadapan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menuturkan, sewindu yang lalu, tepatnya tanggal 22 Februari 2012, alamarhum Taufik Kiemas menyampaikan gagasan pemikiran Empat Pilar MPR RI melalui peluncuran buku 'Empat Pilar untuk Satu Indonesia: Visi Kebangsaan dan Pluralisme Taufiq Kiemas'. Pancasila, dalam perspektif almarhum Taufik Kiemas, adalah terjemahan dorongan hati manusia Indonesia ke dalam dimensi sosial-politik. Dalam Pancasila, bangsa Indonesia melihat wajahnya sebagaimana dicita-citakan.
"Kini, di saat tantangan zaman terasa semakin kompleks dan laju modernisasi kehidupan terasa kian meminggirkan dan mengancam jati diri ke-Indonesian kita, barulah kita semakin menyadari bahwa nilai-nilai Empat Pilar MPR RI adalah legasi yang sudah sepatutnya dijadikan warisan kebangsaan. Warisan yang mesti kita jaga, rawat, dan dihadirkan dalam setiap ruang publik dalam tata kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," kata Bamsoet.
Baca juga : MPR dan PGRI Tandatangani MoU Sosialisasi Empat Pilar
Wakil Ketua KADIN Indonesia ini menambahkan, kepedulian almarhum Taufik Kiemas kepada Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, sangat luar biasa mengesankan. Untuk Empat Pilar MPR RI tersebut, almarhum Taufiq Kiemas siap melakukan dan berkorban apa saja.
"Bahkan, disaat kondisi fisik beliau menurun sebelum dipanggil Sang Maha Pencipta, semangat beliau selalu menyala ketika berbicara mengenai Pancasila. Bagi almarhum Pak Taufik Kiemas, Pancasila dan NKRI adalah segala-galanya," urai Bamsoet.
Baca juga : Bamsoet Ajak Ormas Perang Total Lawan Narkoba
Karenanya, mantan Ketua DPR akan segera menggelar forum rapat pimpinan dan gabungan fraksi-fraksi dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di MPR. Diharapkan dalam forum rapat tersebut seluruh fraksi MPR dan DPD menyepakati secara bulat pemberian anugerah kepada almarhum Taufik Kiemas.
"Saya yakin semua fraksi MPR dan DPD akan sepakat. Kita harapkan pada sidang Paripurna MPR, 16 Agustus 2020 mendatang kepututusan itu bisa tercapai secara bulat," pungkas Bamsoet. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya