Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
DPR Usul Insentif Khusus Untuk 638 Ribu Guru Madrasah Swasta
Selasa, 31 Maret 2026 13:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi VIII DPR mengusulkan pemberian insentif khusus bagi 638 ribu guru madrasah swasta. Usulan ini muncul sebagai jalan tengah atas kendala pengangkatan guru menjadi aparatur sipil negara yang terbentur aturan Undang-Undang ASN.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abidin Fikri mengatakan, pemerintah perlu menghadirkan terobosan untuk meningkatkan kesejahteraan guru madrasah. Menurutnya, para guru tersebut telah lama mengabdi, tetapi belum mendapatkan dukungan yang memadai.
Ia menjelaskan, hasil rapat dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menunjukkan pengangkatan guru madrasah swasta menjadi ASN tidak dapat dilakukan karena status mereka berada di lembaga pendidikan swasta.
Baca juga : DPR Apresiasi Respons Cepat Kemenag Cairkan Tunjangan Guru Madrasah
“Kita perlu solusi agar mereka tidak terkatung. Mereka sudah diusulkan, tetapi terbentur aturan,” ujar Abidin di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (31/3).
Sebagai alternatif, Komisi VIII mengusulkan skema insentif bulanan. Besarannya diperkirakan berkisar Rp2 juta hingga Rp5 juta per guru.
Skema tersebut akan dihitung berdasarkan rasio jumlah siswa dan masa bakti guru. Dengan pendekatan ini, kebutuhan anggaran dapat disusun lebih terukur dan tepat sasaran.
Baca juga : ASDP Dukung BUMN Gelar Mudik Gratis Untuk 116 Ribu Pemudik
Abidin menambahkan, data jumlah siswa madrasah di seluruh Indonesia menjadi kunci utama. Data tersebut harus akurat dan dapat dipertanggungjawabkan agar penyaluran insentif berjalan transparan.
Ia juga meminta Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama segera menghitung kebutuhan anggaran dari skema tersebut.
Komisi VIII DPR, kata Abidin, akan terus mengawal usulan ini agar dapat dimasukkan dalam rencana anggaran tahun mendatang.
Baca juga : Kemenag Terus Upayakan Guru Madrasah Swasta Bisa Diangkat Jadi PPPK
“Negara harus hadir untuk meningkatkan kesejahteraan guru madrasah. Mereka sudah menunjukkan pengabdian yang besar,” ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya