Dark/Light Mode

Habib Aboe Puji Polda Kepri Bongkar Judol Jaringan Internasional

Jumat, 15 Mei 2026 07:51 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi. Foto: DPR
Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi. Foto: DPR

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi mengapresiasi langkah cepat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau (Kepri) dalam mengungkap praktik judi online (Judol) internasional berkedok lotre Hong Kong di Kota Batam.

Dalam pengungkapan tersebut, aparat kepolisian berhasil menangkap 14 warga negara asing (WNA) yang berasal dari lima negara berbeda dan diduga terlibat dalam jaringan perjudian online internasional.

Habib Aboe menilai keberhasilan pengungkapan kasus tersebut menunjukkan keseriusan Polri dalam memberantas praktik judi online yang semakin meresahkan masyarakat dan memiliki jaringan lintas negara.

“Kita memberikan apresiasi kepada Polda Kepri yang berhasil membongkar praktik judi online internasional ini. Ini menunjukkan bahwa aparat bergerak cepat dan serius dalam menjaga keamanan ruang digital serta melindungi masyarakat dari dampak buruk judi online,” ujar Habib Aboe dalam keterangannya, Jumat (15/6/2026).

Baca juga : Gandeng Yayasan Al Azhar Syifa Budi, DADA Kembangkan Pendidikan Internasional

Sebelumnya, Dirreskrimsus Polda Kepri menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima aparat kepolisian pada 10 Mei 2026.

Menurut Habib Aboe, keberhasilan pengungkapan tersebut sekaligus membuktikan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membantu aparat penegak hukum.

Ia mendorong masyarakat untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan, terutama yang berkaitan dengan judi online dan kejahatan siber lainnya.

“Kita ingin masyarakat terus membantu Polri. Informasi dari masyarakat sangat penting dalam membongkar jaringan-jaringan kejahatan seperti ini. Judi online sekarang bergerak sangat cepat, lintas negara, dan memanfaatkan teknologi digital,” ujarnya.

Baca juga : BJGN Gandeng RSUP M Djamil Perkuat Bank Jaringan dan Biomaterial Nasional

Politisi senior PKS itu juga mengingatkan bahwa judi online bukan hanya persoalan pelanggaran hukum semata, tetapi telah berkembang menjadi ancaman sosial yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.

Menurutnya, banyak persoalan sosial yang berawal dari kecanduan judi online, mulai dari persoalan ekonomi keluarga, pinjaman ilegal, kriminalitas, hingga rusaknya masa depan generasi muda.

“Judol ini sangat berbahaya. Banyak keluarga hancur karena judi online. Karena itu pemberantasannya harus menjadi perhatian serius semua pihak, baik aparat penegak hukum maupun masyarakat,” tegasnya.

Habib Aboe juga mendorong agar penegakan hukum terhadap jaringan judi online internasional dilakukan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada pelaku lapangan saja, tetapi juga menyasar aktor utama serta aliran keuangan di balik operasi perjudian tersebut.

Baca juga : Penjualan Naik 2x Lipat, Polytron Kuasai Pasar Motor Listrik Nasional

“Kita berharap penindakan dilakukan sampai ke akar-akarnya, termasuk membongkar jaringan internasional dan aliran dananya. Ini penting agar efek jera benar-benar terasa,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.