Dark/Light Mode

Adela Kanasya Adies Tekankan Kualitas Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis RS

Kamis, 25 Juni 2026 11:37 WIB
Foto: Fraksi Golkar DPR.
Foto: Fraksi Golkar DPR.

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi X DPR Fraksi Partai Golkar Adela Kanasya Adies menekankan pentingnya menjaga kualitas pendidikan dalam pelaksanaan program hospital-based residency atau pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit.

Menurutnya, program tersebut merupakan langkah strategis untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di berbagai daerah, namun pelaksanaannya tidak boleh mengabaikan mutu lulusan.

Hal itu disampaikan Adela dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi X DPR bersama Kementerian Agama, Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Kesehatan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Adela menilai, kebijakan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit memiliki tujuan yang sangat baik, terutama untuk mempercepat pemerataan tenaga dokter spesialis di berbagai wilayah Indonesia.

Baca juga : Kerja Sama RI-Jerman Buka Jalan Perawat Indonesia Berkarier di Eropa

"Saya melihat tujuan dari program spesialis berbasis rumah sakit ini sangat baik, terutama untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di berbagai daerah. Saya sangat mengapresiasi semangat besar di balik kebijakan ini," ujar Adela.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kesiapan tenaga pendidik klinis di rumah sakit pendidikan. Ketersediaan pembimbing yang kompeten, menurutnya, menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas lulusan dokter spesialis.

Selain itu, Adela menekankan pentingnya memastikan peserta didik memperoleh pengalaman klinis yang memadai dan beragam selama masa pendidikan.

Paparan terhadap berbagai jenis kasus dengan tingkat kompleksitas berbeda dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk kompetensi dokter spesialis.

Baca juga : Ali Hanafiah Perintahkan Kader Jadikan KNPI Perekat Persatuan Bangsa

"Pendidikan dokter spesialis sangat bergantung pada proses pembelajaran di lapangan, termasuk paparan terhadap berbagai jenis kasus. Ini harus terus dipastikan agar kompetensi lulusan tetap terjaga," jelasnya.

Adela menegaskan bahwa percepatan pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kualitas pendidikan.

Keseimbangan kedua aspek tersebut menjadi kunci agar tujuan peningkatan layanan kesehatan, khususnya di daerah, dapat tercapai secara optimal.

"Jangan sampai semangat mempercepat pemenuhan dokter spesialis justru mengurangi kualitas pendidikan yang selama ini menjadi fondasi utama pelayanan kesehatan. Kualitas lulusan harus tetap menjadi prioritas," tegasnya.

Baca juga : Ditegaskan Satgas PKH, Penyitaan 15 Kontainer LTJ Sah Dan Berbasis Bukti

Lebih lanjut, Adela menyoroti pentingnya memastikan lulusan program dokter spesialis berbasis rumah sakit benar-benar mengabdi di daerah yang masih mengalami kekurangan tenaga spesialis.

"Saya menekankan agar program ini benar-benar ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis di daerah yang masih kekurangan. Harus ada kepastian bahwa para lulusan dapat kembali mengabdi dan memperkuat layanan kesehatan di wilayah tersebut," ujarnya.

Menurut Adela, pemerataan tenaga kesehatan merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional.

Karena itu, program pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit harus dirancang tidak hanya untuk mempercepat jumlah lulusan, tetapi juga memastikan distribusi tenaga medis yang lebih merata di seluruh Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.