Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Bangun 29 Bendungan, Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Daerah
- Terima Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel Disisir Densus 88
- TikTok Perkuat Transparansi dan Literasi Konten Buatan AI
- PGN Sebut Jaringan Gas Sumatera Makin Kuat, Investor Diajak Lihat Langsung
- Disebut sebagai Sahabat, Kapolri Panggil Jaksa Agung Kakak Asuh
Christiany Paruntu: Defisit Neraca Dagang jadi Momentum Perkuat Ekspor Nasional
Sabtu, 11 Juli 2026 11:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi VI DPR RI Christiany Eugenia Paruntu menilai, defisit neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2026 harus menjadi momentum evaluasi untuk memperkuat daya saing ekspor nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor, terutama di sektor minyak dan gas (migas).
Menurutnya, langkah strategis perlu segera ditempuh agar tren surplus neraca perdagangan dapat kembali terjaga dalam jangka menengah dan panjang.
Christiany mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), defisit neraca perdagangan pada Mei 2026 terutama dipengaruhi oleh besarnya defisit sektor migas.
Di sisi lain, sektor nonmigas masih mampu mencatatkan surplus, yang menunjukkan fondasi ekspor nasional tetap memiliki daya tahan dan perlu terus diperkuat.
Baca juga : WWF Indonesia Dukung Langkah Menhut Perkuat Ranger di 13 Taman Nasional
"Defisit ini perlu kita lihat secara objektif. Penyebab utamanya berasal dari tingginya defisit sektor migas, sementara sektor nonmigas masih mampu memberikan surplus. Artinya, tantangan terbesar yang harus dijawab adalah bagaimana memperkuat daya saing ekspor sekaligus menekan ketergantungan terhadap impor energi," ujar Christiany.
Menurutnya, pemerintah perlu mempercepat program hilirisasi industri agar ekspor Indonesia semakin didominasi produk bernilai tambah tinggi, bukan hanya komoditas mentah.
Selain itu, diversifikasi pasar ekspor juga harus terus diperluas agar pelaku usaha nasional tidak terlalu bergantung pada pasar-pasar tradisional yang tengah menghadapi perlambatan ekonomi global.
Christiany juga menekankan pentingnya memperkuat daya saing industri nasional melalui peningkatan produktivitas, efisiensi logistik, kemudahan perizinan, serta optimalisasi pembiayaan ekspor bagi pelaku usaha, khususnya UMKM yang memiliki potensi menembus pasar internasional.
Baca juga : Didukung Inpres Prabowo, Menhut Dinilai Perkuat Konservasi Gajah Nasional
Menurutnya, sinergi antara kementerian, lembaga, BUMN, dan dunia usaha menjadi faktor penting agar ekspor Indonesia dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Langkah yang perlu terus digenjot adalah memperkuat hilirisasi, memperluas akses pasar ekspor, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta memberikan dukungan yang lebih kuat kepada eksportir nasional.
"Dengan demikian, produk Indonesia akan semakin kompetitif di pasar global dan memiliki nilai tambah yang lebih tinggi," jelasnya.
Lebih lanjut, Christiany mengingatkan bahwa keberlanjutan surplus neraca perdagangan tidak hanya bergantung pada peningkatan ekspor, tetapi juga pada kemampuan pemerintah menjaga keseimbangan antara kebutuhan impor produktif dan peningkatan kapasitas produksi dalam negeri.
Baca juga : Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara Yang Tembus Pasar Global
Karena itu, penguatan ketahanan energi, peningkatan investasi di sektor manufaktur berorientasi ekspor, serta pengembangan industri substitusi impor perlu menjadi perhatian bersama.
"Momentum ini harus menjadi bahan evaluasi agar Indonesia memiliki struktur perdagangan yang semakin kuat dan tangguh menghadapi dinamika ekonomi global," tegasnya.
"Dengan memperkuat industri dalam negeri, meningkatkan nilai tambah ekspor, dan mengurangi ketergantungan pada impor migas, saya optimistis neraca perdagangan Indonesia dapat kembali berada pada jalur surplus dan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional," tutup Christiany.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya