Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Jadi Pelatih Belanda, Xavi Bidik Gelar Piala Dunia 2030
- Erick Thohir Puji Komitmen Prabowo Bangun Prestasi Olahraga
- Marc Klok Rindu Persib, Siap Gabung di Bali
- KUR Mandiri Tembus Rp 25,63 Triliun, 56 Ribu UMKM Naik Kelas
- MBG Berkah Penjual Bumbu & Sayur, Barang Cepat Berputar, Omzet Ikut Terdongkrak
Kurangi Pengangguran Terdidik
DPR Minta Kampus Perkuat Kerja Sama Dengan Industri
Kamis, 13 Agustus 2026 07:05 WIB
Sebelumnya
Zainul menegaskan, persoalan kompleks pengangguran lulusan sarjana tidak bisa diselesaikan hanya oleh Pemerintah semata. Diperlukan forum komunikasi bersama yang mempertemukan unsur Pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri. “Itu agar tersusun kebijakan ketenagakerjaan yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja nasional saat ini,” ucapnya.
Anggota Komisi XII DPR Ateng Sutisna menambahkan, Pemerintah harus mengubah pendekatan dalam menangani pengangguran lulusan perguruan tinggi. Program unggulan Pemerintah memang bisa menciptakan lapangan kerja. Tapi, itu bukan solusi generik. Karena tantangan utama ketenagakerjaan adalah memastikan keterhubungan antara pendidikan, kompetensi, pekerjaan, produktivitas, dan penghasilan.
Baca juga : Ini Bukti MBG Sarat Gizi Dan Aman Dari Zat Bahaya
Selanjutnya, dia meminta Pemerintah cermat melihat peluang pasar kerja global. Sejumlah negara maju kini menghadapi masalah penuaan penduduk dan kekurangan tenaga kerja di bidang tertentu. Kondisi itu membuka peluang besar guna meningkatkan pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor profesional ke luar negeri.
Strategi penempatan tenaga kerja itu bisa dijalankan melalui skema antarpemerintah atau G to G, maupun pekerja berketerampilan khusus seperti Specified Skilled Worker (SSW) di Jepang. "Penempatan PMI profesional itu turut jadi bagian dari strategi brain circulation bagi peningkatan kualitas SDM Tanah Air,” katanya.
Baca juga : Ara Percepat Penyediaan Perumahan Untuk Rakyat
Sebelumnya, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M Edy Mahmud menjelaskan, per Mei 2026 pengangguran lulusan D4 hingga S3 mencapai 1,03 juta orang, setara 14,31 persen dari 7,22 juta penganggur. Angka ini jauh melampaui lulusan D1 hingga D3 sebesar 180 ribu orang atau 2,48 persen.
Sementara itu, jumlah penduduk bekerja saat ini mencapai 148,19 juta orang. Sektor pekerja didominasi lulusan SD ke bawah sebesar 52,46 juta orang atau 35,40 persen. PYB
Baca juga : Hindari Pecah Kongsi, Golkar Dukung Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Kamis, 13 Agustus 2026 dengan judul "Kurangi Pengangguran Terdidik DPR Minta Kampus Perkuat Kerja Sama Dengan Industri"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya