Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Pertunjukan 1.500 Drone hingga Immersive Show Meriahkan HUT ke-81 RI
- Penumpang Whoosh Naik 15 Persen, Capai 23 Ribu Per Hari Saat Libur Panjang
- Calon Hakim Agung Soroti Reformasi Pengadilan Pajak Di Era Ekonomi Digital
- Man United Keok dari AC Milan di Laga Pramusim 2026/27
- Gempa M5,9 Guncang Teluk Tomini Sulawesi Tengah, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Bansos MPR Gelar Sosialisasi Empat Pilar Berbasis Komunitas
Minggu, 16 Agustus 2026 17:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Sosialisasi (Bansos) MPR RI bekerja sama dengan Pimpinan Pusat Persatuan Islam Istri menggelar Sosialisasi Empat Pilar Berbasis Komunitas. Acara tersebut berlangsung di Artotel Suites Aquila Bandung, Sabtu (15/8/2026).
Sebanyak 250 guru Paud Persatuan Islam Istri se Bandung Raya, Garut dan Sumedang turut serta dalam acara tersebut, dari awal hingga akhir. Sosialisasi Empat Pilar Berbasis Komunitas, itu dibuka oleh Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Muhammad Hoerudin Amin.
Turut hadir dan menjadi pembicara pada acara tersebut Ketua Badan Sosialisasi Ir. Abraham Liyanto, Wakil Ketua Badan Sosialisasi Dr. H. Abidin Fikri serta para anggota Bansos. Yaitu, Hj. Chusnunia Chalim, Putih Sari, Sofyan TanIma, Prof. Dr. Ir. H. Furtasan Ali Yusuf, Ust. H. Zuhri M. Syazali, Hj. Evi Apita Maya, serta Dr. H. A. Junaidi Aulya.
Dalam sambutannya, Muhammad Hoerudin Amin antara lain mengatakan, bangsa yang tercerabut dari nilai nilai dasar dan ideologinya, adalah bangsa yang menuju kehancuran.
Baca juga : MPR Berkomitmen Tingkatkan Standar Pelayanan Sosialisasi Empat Pilar MPR
Karena itu, meski banyak nilai nilai asing yang masuk, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara harus terus diajarkan kepada generasi muda.
“Karena nilai-nilai itulah negara Indonesia yang beragam, ini masih terus bersatu, luput dari ancaman perpecahan yang terus muncul bergantian. Dan sampai kapanpun, kita akan terus menjaga, mempertahankan dan mengajarkannya kepada generasi muda, agar Indonesia yang kita cintai senantiasa lestari,” ujar Muhammad Hoerudin Amin.
Anggota F PAN MPR Dapil Jawa Barat XI, itu berharap guru-guru Paud Persatuan Islam Istri, mau mengajarkan nilai-nilai Empat Pilar MPR kepada anak-anak sejak dini, dimulai dari hal-hal yang sederhana. Seperti, menjaga kebersihan, saling tolong, bekerjasama dan toleransi.
“Kalau nilai-nilai kebaikan, itu sudah menjadi kebiasaan sejak kecil, maka saat mereka sudah besar telah mendarah daging menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga tanpa diminta mereka akan melaksanakan nilai nilai kebaikan itu sebagai panggilan hati,” ujar Hoerudin Amin.
Baca juga : Sidang Perdana Perkara LCC MPR Digelar 2 Juni, Ini Kata Pakar Hukum
Sebelumnya, Ketua umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam Istri Dra. Hj. Lia Yuliani meminta para guru Paud Persatuan Islam Istri, yang ikut dalam Sosialisasi Empat Pilar Berbasis Komunitas, menjadi duta empat pilar.
Mereka harus terlibat aktif menyampaikan empat pilar kepada anak-anak sejak usia dini. Juga kepada masyarakat baik di rumah maupun sekolah.
“Semakin cepat kita mengenalkan empat pilar kepada mereka, semakin besar peluang, keberhasilan kita menanamkan kebaikan pada mereka. Itu artinya semakin cepat semakin baik, sebelum mereka mengenal nilai-nilai lain di luar sana,” kata Lia Yuliani.
Selain itu Yuliani berharap, orang-orang terdekatlah yang semestinya mendapat kesempatan pertama dikenalkan empat pilar. Dimulai dari keluarga, tetamggadan saudara.
Baca juga : SMAN 2 Kerinci Jadi Wakil Provinsi Jambi LCC Tngkat Nasional
“Orang terdekatlah yang diprioritaskan, agar ketika mulai mengenalkan kepada lingkungan, keluarga kita terlebih dahulu sudah melaksanakannya,” tambah Yuliani
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya