Dark/Light Mode

MPR Minta Pemerintah Segera Salurkan Bantuan ke Rakyat

Minggu, 12 April 2020 19:01 WIB
Syarief Hasan (Foto: Dok. MPR)
Syarief Hasan (Foto: Dok. MPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah diminta segera membantu rakyat, khususnya yang tidak mampu, pekerja informal, pelaku UMKM, dan pegiat koperasi. Sebab, mereka merupakan rakyat yang paling terdampak akibat penanganan Covid-19.

Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan, mengatakan, kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona memberi dampak pada kelompok masyarakat tidak mampu, seperti pekerja harian, para pekerja dan pedagang informal, dan lainnya. Mereka tidak bisa bekerja atau mengalami PHK, tidak bisa berjualan, dan mencari nafkah karena pandemi Corona. 

Berita Terkait : Selain Padat Karya Tunai, Pemerintah Sedang Siapkan Bantuan Khusus Bahan Pokok

"Kita minta pemerintah segera menyalurkan anggaran yang sudah disediakan untuk membantu rakyat tidak mampu,” kata Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Demokrat ini. 

Syarief juga menyampaikan pesan kepada masyarakat dalam menghadapi pandemi Corona ini untuk tetap tenang, selalu mengikuti anjuran pemerintah, tetap tinggal di rumah, sering mencuci tangan, memakai masker. Kemudian, selalu disiplin menjaga jarak fisik (physical distancing) untuk menghindari penularan virus Corona.

Berita Terkait : Soal Mudik Lebaran, Pemerintah Jangan Disandera Persoalan Ekonomi Jangka Pendek

 “Kita bersama dengan semua elemen masyarakat agar meningkatkan kedisplinan, kebersamaan, dan gotong royong bersama pemerintah dalam mengatasi pandemi virus Corona ini. Dengan demikian kita bisa menghadapi dan melawan pandemi Coronavirus sehingga kita bisa kembali dalam kehidupan sehari-hari seperti sedia kala,” katanya. 

Sebelumnya, pemerintah menjanjikan untuk menjamin jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang kehidupan sosial ekonominya terdampak dengan berbagai bantuan sosial. Pemerintah juga meluncurkan program padat karya dan menjamin ketersediaan bahan pokok. Untuk menggerakan ekonomi, pemerintah membuat kebijakan di sektor keuangan dan perbankan.

Berita Terkait : Pemerintah Siapkan Rp 110 Triliun Untuk Jaring Pengaman Sosial

Pemerintah Jokowi mengucurkan anggaran sebesar Rp 405 triliun untuk penanganan virus Corona. Anggaran itu akan dialokasian untuk menangani dampak Covid-19 baik dari aspek kesehatan hingga dampak ekonomi yang ditimbulkan. Dari jumlah keseluruhan tersebut, Rp 75 triliun dialokasikan untuk belanja di bidang kesehatan, Rp 110 triliun untuk perlindungan sosial, dan Rp 70,1 triliun untuk insentif perpajakan dan stimulus kredit usaha rakyat (KUR). [QAR]