Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bamsoet Bagikan Sembako ke Veteran dan Warakawuri TNI dan Polri

Senin, 11 Mei 2020 15:57 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo saat menyerahkan bantuan sembako ke warakawuri alias janda TNI, di Kompleks Kostrad TNI Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (11/5). (Foto: Dok. MPR)
Ketua MPR Bambang Soesatyo saat menyerahkan bantuan sembako ke warakawuri alias janda TNI, di Kompleks Kostrad TNI Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (11/5). (Foto: Dok. MPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR Bambang Soesatyo bersama Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS), Relawan 4 Pilar, Badan Bela Negara FKPPI, serta Motor Besar Indonesia (MBI), menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para warakawuri dan veteran di berbagai lingkungan asrama keluarga besar TNI. Antara lain ratusan paket sembako di Kompleks Kostrad TNI dan Kompleks Kodam TNI Tanah Kusir, serta asrama Polri Bidara Cina.

"Warakawuri atau janda TNI serta veteran termasuk kelompok masyarakat yang telah memberikan sumbangsih besar bagi negeri. Sedikit bantuan ini memang tak ada artinya dibanding jasa dan pengorbanan yang telah mereka lakukan selama ini. Namun, setidaknya bisa menjadi pesan bahwa kita senantiasa menemani mereka dan bersama mereka mengurangi beban hidup di tengah Ramadhan yang diselimuti pandemi Covid-19 " ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, saat menyerahkan bantuan, di Kompleks Kostrad TNI Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (11/5).

Berita Terkait : Bagikan Sembako, Melani Keliling Dapilnya Di Jaksel

Hadir dalam acara tersebut Danplek Kostrad TNI Tanah Kusir, Camat dan Lurah Kebayoran Lama, Ketua Umum dan Sekjen Gerak BS Aroem Alzier dan Ratu Dian, Ketua Umum MBI Rio Castelo, Ketua Umum Baladika Soksi Novel, Sekjen KB FKPPI Anna Sentot, Ketua Umum GM FKPPI serta Pengurus Pusat Badan Bela Negara FKPPI.

Mantan Ketua DPR ini juga mengingatkan, warga di DKI Jakarta pada khususnya serta wilayah lainnya pada umumnya, untuk senantiasa mentaati Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlaku. Sehingga bisa menekan laju penyebaran virus Covid-19. Sejauh ini, per hari Minggu (10/5) kemarin, baru 14 provinsi yang kasus positif virus Covid-19 tidak bertambah. Yakni, Aceh, Bengkulu, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Lampung, Maluku Utara, Maluku, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Gorontalo.

Berita Terkait : Bamsoet Bagi-bagi Sembako ke Guru Ngaji dan Marbot di Bekasi

"Sedangkan di DKI Jakarta, penambahannya masih terbesar se-Indonesia dengan 134 pasien positif Covid-19 baru pada Minggu (10/5). Jumlah total warga yang terkena virus juga masih terbesar se-Indonesia, yakni 5.190. Butuh kesadaran dan disiplin warga, serta ketegasan dari pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam memerangi Covid-19," tutur Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini mengingatkan walaupun berbagai negara sudah bersiap diri me-restart kembali perekonomiannya, namun Indonesia sebaiknya tak perlu ikut-ikutan apalagi terburu-buru melakukan hal serupa. Berbeda dengan negara lain yang sudah siap mengantisipasi Gelombang Kedua Pandemi Covid-19, Indonesia hingga kini masih harus berkutat di penurunan laju penyebaran virus.

Berita Terkait : Partai Demokrat Bagi-bagi Sembako Lagi Di Jakarta

"Agar bisa kembali menjalani kehidupan seperti sedia kala, kita perlu kesatuan langkah sebagai sebuah bangsa untuk bersama-sama berkomitmen menurunkan laju penyebaran virus Covid-19. Komitmen pertama harus ditunjukan oleh pemerintah pusat dan daerah dengan berbagai perangkat aparatur pemerintahannya. Kemudian diikuti masyarakat. Jika pemerintah abai, terkesan main-main, jangan salahkan warga jika tak patuh terhadap PSBB maupun kebijakan yang berlaku," pungkas Bamsoet. [USU]