Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kasus Positif Covid-19 Terus Melonjak
Penerapan Protokol Kesehatan New Normal Belum Maksimal
Kamis, 3 September 2020 06:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Senayan prihatin dengan masih tingginya tren kasus positif Covid-19 dan tumbangnya ratusan dokter dan tenaga medis selama masa pandemi ini. Masyarakat kudu lebih ketat lagi menerapkan protokol kesehatan.
Anggota Komisi IX Rahmad Handoyo mengatakan, pemerintah mestinya lebih serius lagi memberantas corona yang kini makin menjadi. Ironisnya, garda terdepan yakni tenaga medis makin berkurang karena banyak yang gugur.
Baca juga : Please, Jangan Mikirin Ego Patuhi Protokol Kesehatan
“Jadi ini tentu sangat mengkhawatirkan. Ditambah lagi banyak rumah sakit di Jakarta yang sudah full untuk khusus ruanganruangan Covid-19,” kata politisi muda PDIP ini, kemarin.
Rahmad menuturkan, telah mengunjungi sejumlah instalasi rumah sakit di Jakarta. Dia mendapati ruang ICU (Intensive Care Unit) banyak antrean orang dan ratarata terisi penuh. Kondisi ini tentu harus menjadi perhatian bersama bagi pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat di seluruh Indonesia bahwa penyakit yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China ini, sangat berbahaya.
Baca juga : Warga India, Indonesia dan Filipina Dilarang ke Malaysia
Di satu sisi, Covid-19 ini sampai saat ini belum ditemukan obatnya dan vaksinnya masih dalam proses penyusunan atau pembuatan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya