Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Pilar Demokrasi Dan Penangkal Hoax Menderita Karena Covid
Pemerintah Bantu Dong Bisnis Media Dan Jurnalis
Kamis, 1 Oktober 2020 07:16 WIB
Sebelumnya
Di tengah era informasi saat ini, lanjut dia, kerja jurnalistik menjadi harapan masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar dan akurat.
Baca juga : Ketua DPR Minta Peserta Pilkada Tak Mobilisasi Massa Saat Kampanye
Karenanya, pemerintah harus ikut berperan dalam menurunkan beban biaya perusahaan media, agar mereka tetap menghasilkan produk jurnalistik yang baik.
Baca juga : Sudah Selesai di Bamus, 3 RUU Batal Ketok Palu
Dalam pengeluarannya, industri pers sama dengan industri lain. Mereka butuh belanja mulai dari energi, biaya kantor, sampai biaya riset dan inovasi.
Baca juga : Komisi VI Soroti Kelakuan Pengusaha Smelter Asing
Menurutnya, industri media tak bisa bekerja hanya untuk mencari untung, seperti industri komersial lain. Inilah panggilan tanggung jawab pemerintah, karena pers merupakan bagian dari pilar demokrasi. [ONI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya