Dark/Light Mode

Beda Kebijakan

Dede Yusuf : Kenapa Sekolah Dihentikan, Pilkada Jalan Terus

Kamis, 1 Oktober 2020 18:16 WIB
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf foto bersama dengan para pejabat Pemerintah Kabupaten Bandung, saat kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung, Kamis (01/10/2020). (Istimewa)
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf foto bersama dengan para pejabat Pemerintah Kabupaten Bandung, saat kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung, Kamis (01/10/2020). (Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pro kontra soal kebijakan pemerintah dalam pemberlakuan aktivitas masyarakat selama pandemi covid 19 saat ini, mendapat sorotan Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dede Yusuf.

Dede Yusuf Macan menilai, terdapat perlakuan berbeda dalam penerapan penanganan pandemi corona. Misalnya perlakuan berbeda antara sekolah dengan Pilkada yang tidak fair.

Baca juga : Peluncuran Obras Senator, Bamsoet: DPD Harus Jadi Penyeimbang Tugas DPR dan Pemerintah

"Saya menganggap kenapa sekolah misalnya dihentikan tapi Pilkada jalan terus, itu tidak fair," kata politisi demokrat ini kepada wartawan usai kunjungan kerjanya ke Kabupaten Bandung, Kamis (01/10/2020).

Menurut Dede Yusuf, meneruskan tahapan Pilkada di saat Pandemi yang belum melandai seperti saat ini, sangat tidak efektif. Pada prinsipnya kata dia, sebenarnya kalau semua ingin ditiadakan, maka Pilkada juga mestinya diundur.

Baca juga : DPR Sebut Peran PT Pos Strategi dalam Ekosistem Logistik Nasional

Tapi kelihatannya Pilkada lebih penting dibanding sekolah atau yang lainnya. Kaitan ditundanya Kompetisi Sepakbola Liga Satu Indonesia, yang rencananya kembali bergulir di awal Oktober 2020 ini, kata Dede Yusuf, itu karena tidak mendapat izin dari kepolisian.

"Penjadwalan olahraga itu mestinya tidak perlu terlalu diatur-atur oleh pemerintah. Karena apa ? Karena penjadwalan olahraga itu sudah melalui prosedur yang lama, perjanjian-perjanjian yang lama. Nah jika itu dikhawatirkan terjadinya kerumunan, kan bisa diganti secara virtual atau tanpa penonton," tandas Dede Yusuf.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.