Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023
- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Apa Dasar Hukumnya?
- Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
- Polisi Kawal Ketat Final Indonesia Vs Thailand di GBK, Kerahkan 10.121 Personel
Beda Kebijakan
Dede Yusuf : Kenapa Sekolah Dihentikan, Pilkada Jalan Terus
Kamis, 1 Oktober 2020 18:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pro kontra soal kebijakan pemerintah dalam pemberlakuan aktivitas masyarakat selama pandemi covid 19 saat ini, mendapat sorotan Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dede Yusuf.
Dede Yusuf Macan menilai, terdapat perlakuan berbeda dalam penerapan penanganan pandemi corona. Misalnya perlakuan berbeda antara sekolah dengan Pilkada yang tidak fair.
Baca juga : Peluncuran Obras Senator, Bamsoet: DPD Harus Jadi Penyeimbang Tugas DPR dan Pemerintah
"Saya menganggap kenapa sekolah misalnya dihentikan tapi Pilkada jalan terus, itu tidak fair," kata politisi demokrat ini kepada wartawan usai kunjungan kerjanya ke Kabupaten Bandung, Kamis (01/10/2020).
Menurut Dede Yusuf, meneruskan tahapan Pilkada di saat Pandemi yang belum melandai seperti saat ini, sangat tidak efektif. Pada prinsipnya kata dia, sebenarnya kalau semua ingin ditiadakan, maka Pilkada juga mestinya diundur.
Baca juga : DPR Sebut Peran PT Pos Strategi dalam Ekosistem Logistik Nasional
Tapi kelihatannya Pilkada lebih penting dibanding sekolah atau yang lainnya. Kaitan ditundanya Kompetisi Sepakbola Liga Satu Indonesia, yang rencananya kembali bergulir di awal Oktober 2020 ini, kata Dede Yusuf, itu karena tidak mendapat izin dari kepolisian.
"Penjadwalan olahraga itu mestinya tidak perlu terlalu diatur-atur oleh pemerintah. Karena apa ? Karena penjadwalan olahraga itu sudah melalui prosedur yang lama, perjanjian-perjanjian yang lama. Nah jika itu dikhawatirkan terjadinya kerumunan, kan bisa diganti secara virtual atau tanpa penonton," tandas Dede Yusuf.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya