Dark/Light Mode

Di Depan Hengky Kurniawan, Bamsoet Dukung Pembangunan Sirkuit Road Rice Bandung Barat

Selasa, 6 April 2021 21:35 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo bersama Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan. (Foto: Istimewa)
Ketua MPR Bambang Soesatyo bersama Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mendukung rencana Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan bekerja sama dengan IMI membuat sirkuit road race di Padalarang. Memanfaatkan lahan seluas lebih dari 2 hektar di kawasan Gunung Bentang, perbatasan Padalarang-Cipatat, posisinya sangat strategis karena berada di dekat akses Tol Padalarang. 

"Terlebih pembangunan sirkuit direncanakan tidak terlalu mengandalkan dana APBD Bandung Barat. Melainkan menggandeng kerja sama dengan para investor. Keberadaan sirkuit road race bisa dimanfaatkan menjadi sarana memindahkan balapan liar ke arena lintasan balap. Sehingga para anak muda di daerah Bandung Barat dan sekitarnya bisa mengembangkan potensi balapan mereka di jalur yang sebenarnya," ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, usai ngobrol dengan Hengky Kurniawan, di Jakarta, Selasa (6/4).

Berita Terkait : Ketua MPR Dan Mentan Sumbang Bibit Vanili Ke Petani Salatiga

Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, dengan panorama alam yang indah, Kabupaten Bandung Barat sangat cocok dikembangkan menjadi salah satu kawasan sport automotive tourism di Jawa Barat. Keberadaan sirkuit road race juga semakin memaksimalkan potensi pariwisata di Bandung Barat. 

"Membangun sirkuit road race tidak semata membangun infrastruktur fisik. Melainkan juga membangun ekosistem dunia balap dan yang terpenting membangun mental juara," jelas Bamsoet. 

Berita Terkait : Rayakan HUT ke-115 IMI, Bamsoet Cs Santuni Anak Yatim

Bamsoet menekankan, komposisi demografi penduduk Bandung Barat, yang 30 persennya diisi kalangan muda, sangat menjanjikan untuk pengembangan olahraga balap. Begitu pun bagi Indonesia, yang saat ini memiliki jumlah pemuda berusia 16 sampai 30 tahun mencapai 64,5 juta jiwa. 

"Jika diperluas lagi, Indonesia kini memiliki 75,49 juta jiwa Generasi Z kelahiran 1997-2012 yang kini berusia 8-23 tahun. Mereka adalah harapan emas Indonesia. Dengan usia mudanya, bisa berkontribusi banyak bagi bangsa, termasuk bagi olahraga balap. Tugas kitalah para senior untuk memfasilitasi, salah satunya dengan menyiapkan sarana dan prasarana seperti pembangunan sirkuit," pungkas Bamsoet. [USU]