Dark/Light Mode

Masalah AstraZeneca Batch CTMAV457 Tak Boleh Ganggu Vaksinasi

Minggu, 16 Mei 2021 16:03 WIB
Vaksin AstraZeneca (Foto: Reuters)
Vaksin AstraZeneca (Foto: Reuters)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Komisi IX DPR Melki Laka Lena menilai, prosedur yang diambil Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam merespons kasus meninggalnya penerima vaksin AstraZeneca, sudah tepat. Yakni menghentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin AstraZeneca batch CTMAV457.

Politisi Partai Golkar ini belum bisa berkomentar banyak, karena ia mengaku masih harus menunggu hasil investigasi dan pengujian vaksin tersebut oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). "BPOM lagi teliti soal ini lebih lanjut," kata Melki, ketika dikonfirmasi RM.id, Minggu (16/5).

Berita Terkait : Vaksinasi AstraZeneca Tetap Jalan, Yang Distop Sementara Hanya Batch CTMAV547

Ia berharap, vaksinasi tidak berhenti karena kasus ini. Sebagaimana disampaikan Kemenkes, hanya vaksin AstraZeneca batch CTMAV457 yang dihentikan sementara penggunaannya.

"Khusus batch yang bermasalah yang dicek. Kalau batch lain tetap, dilanjutkan. Sesuai keterangan Kemenkes," sambungnya.

Baca Juga : Komnas KIPI dan BPOM Uji Sterilitas Dan Toksisitas Vaksin AstraZeneca

Ia menilai, prosedur yang dijalankan Kemenkes saat merespons Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) sudah tepat. Selain itu, Kemenkes maupun BPOM harus bertanggung jawab penuh memastikan keamanan mutu dan khasiat vaksin sebelum edar. "Cek kembali kalau ada soal di lapangan," pungkasnya. [SAR]