Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Junimart Ajak Sumbangkan 50 Persen Gaji

Minggu, 18 Juli 2021 15:18 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang (Foto: Istimewa)
Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang mengajak seluruh pejabat negara, anggota legislatif, dan kepala daerah menyisihkan 50 persen gajinya untuk membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan guna menjalankan nilai-nilai Pancasila.

"Mari kita tunaikan nilai Pancasila dan Bendera Merah Putih pada masa pandemi ini. Kita harus realisasikan dalam bentuk rasa empati senasib sepenanggungan," kata Junimart, Minggu (18/7), seperti dikutip Antara.

Berita Terkait : Buruh Tertular Covid-19, Banyak Yang Nggak Lapor Ke Perusahaan

Menurut politisi PDIP ini, salah satu solusi menghadapi masa sulit ini adalah dengan membantu masyarakat terkonfirmasi positif Covid-19 yang sedang isolasi mandiri (isoman) dan terdampak secara ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari karena adanya PPKM Darurat. Dia mengatakan, wacana penyisihan 50 persen gaji tersebut sebaiknya dapat dilakukan selama dua bulan, mulai gaji Juli hingga Agustus 2021.

"Untuk itu, para wakil rakyat, menteri, para dirjen, dan para kepala daerah, mari kita menyisihkan dan mengambil 50 persen gaji kita selama 2 bulan, terhitung sejak Juli-Agustus 2021 untuk membantu masyarakat," ujarnya.

Berita Terkait : Ngangkut Oksigen 122 Ton, KAI Nggak Tarik Bayaran

Junimart mengatakan, secara teknis, pelaksanaan menyisihkan 50 persen gaji tersebut dapat diatur dari kesekretariatan jenderal masing-masing. Sedangkan para kepala daerah bisa mengatur secara teknis sendiri.

Anak buah Megawati Soekarnoputri ini menegaskan, sebagai anak bangsa, seharusnya jangan hanya menuntut tanggung jawab pemerintah untuk menghadapi dan mengatasi pandemi Covid-19. "Ini tanggung jawab kita bersama, khususnya tanggung jawab para wakil rakyat dari tingkat pusat sampai daerah karena para wakil rakyat adalah personifikasi rakyat," katanya.

Berita Terkait : MUI Minta Pengurus Masjid RT/RW Galang Zakat, Infaq, Dan Sedekah

Mantan pengacara ini menilai, saat ini terdapat dua masalah mendasar yang harus disentuh terkait pandemi Covid-19. Pertama, membantu mengatasi masyarakat yang kurang mampu dan saat ini wajib menjalani isoman. Kedua, membantu masyarakat terdampak PPKM Darurat yang daya tahan ekonominya semakin terbatas oleh pembatasan mobilitas. [USU]