Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Puan menambahkan, dugaan keberadaan mafia obat mencuat di pemberitaan sejak pandemi menerjang pada tahun lalu. Harga obat-obat yang digunakan dalam rangkaian penanganan Covid-19 pun terpantau membumbung di pasaran.
“Kenaikan harga dan kelangkaan obat yang terjadi saat ini, sudah tidak wajar. Bongkar dan tindak mafia obat tanpa pandang bulu! Jaga kepercayaan rakyat. Negara harus hadir dengan kekuatan dan kekuasaannya untuk mengatasi ini,” tegasnya.
Baca juga : Pelaku Pemotongan Bansos Kudu Ditindak Tegas
Di tengah lonjakan kasus Covid-19 yang masih terjadi, sambung dia, sejumlah pengungkapan dugaan praktik mafia obat terus muncul di pemberitaan. Terbaru, ungkap dia, harga obat terapi Covid-19 di Papua ada yang mencapai Rp 25 juta.
Sebelumnya, lanjut mantan Ketua Fraksi PDI-P DPR ini, aparat kepolisian telah menggerebek gudang obat di kawasan Jakarta Barat yang diduga menimbun obat-obatan, termasuk obat terapi Covid-19. Aparat penegah hukum juga melakukan penggerebekan terhadap puluhan pelaku penimbun obat terapi Covid-19 dan tabung oksigen, di Bogor, Jawa Barat.
Baca juga : Waspadai Varian Corona Selain Delta, WGS Kudu Ditingkatkan
“Orang sakit masih harus berhadapan dengan permainan harga obat, dan alat kesehatan. Ini tidak boleh ditolerir,” pungkasnya. [ONI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya