Dark/Light Mode

Raih Silver Play Button

Bamsoet Sah Jadi Youtuber

Senin, 2 Agustus 2021 06:50 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo bersama Youtuber Atta Halilintar membuka penghargaan Silver Play Button dari Youtube yang berkantor pusat di San Bruno, California AS,
di Studio Digital Black Stone, Jakarta, Jumat (30/7/2021). (Foto: Dok. Pribadi)
Ketua MPR Bambang Soesatyo bersama Youtuber Atta Halilintar membuka penghargaan Silver Play Button dari Youtube yang berkantor pusat di San Bruno, California AS, di Studio Digital Black Stone, Jakarta, Jumat (30/7/2021). (Foto: Dok. Pribadi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR Bambang Soesatyo mendapatkan penghargaan Silver Play Button dari YouTube, setelah kanal media sosialnya itu meraih 100 ribu lebih subscriber.

Mulai bergabung di YouTube pada 11 Juni 2020, kanal YouTube Bamsoet Channel kini sudah memiliki 121.255 subscriber. Menayangkan 496 video, dengan total jam tayang mencapai 597.421 jam dan total penonton mencapai 6.764.244 penonton.

Berita Terkait : Raih Silver Play Button, Bamsoet Sah Jadi YouTuber

Bamsoet -sapaan Bambang Soesatyo- mengatakan, kanalnya sebagian besar diisi Sosialisasi Empat Pilar MPR. Kini, dia melirik platform yang sedang tren di kalangan anak muda milenial yaitu TikTok, dengan akun Bamsoetchannel. Melalui Instagram, YouTube dan TikTok, Sosialisasi Empat Pilar MPR bisa dibuat lebih segar, lebih milenial, dan lebih kekinian.

“Tidak perlu mengumpulkan banyak orang di sebuah ruangan untuk memberikan edukasi tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Karena, hal itu bisa dilakukan dari manapun dan menjangkau siapapun,” ujar Bamsoet saat unboxing (pembukaan) penghargaan dari kantor pusat YouTube yang berkedudukan di San Bruno, California AS berupa Silver Play Button bersama Atta Halilintar, di Studio Digital Black Stone, Jakarta, Jumat (30/7).

Berita Terkait : Banteng Sulap Kantor Partai Di Daerah Jadi Dapur Umum

Ketua DPR ke-20 ini menuturkan, hingga kini penonton kanal YouTube Bamsoet Channel terdiri dari 68,8 persen laki-laki dan 31,3 persen perempuan. Rentang usia 25-34 tahun (35 persen), 18-24 tahun (25 persen), 35-44 tahun (20 persen), 55-64 tahun (5 persen). Sisanya berada dalam rentang usia 13-17 tahun.

“Sebanyak 93,6 persen penonton berasal dari Indonesia. Sebanyak 2,1 persen dari Malaysia, 0,8 persen dari Taiwan, 0,6 persen dari Hong Kong, 0,4 persen dari Singapura, 0,4 persen dari Arab Saudi, 0,3 persen dari Amerika, dan 0,2 persen sisanya dari 40 negara lainnya,” ungkap Bamsoet.
 Selanjutnya