Dark/Light Mode

Dikritik Banyak Pihak, DPR Batalkan Pengadaan Vitamin Sebesar Rp 2 M

Kamis, 2 September 2021 14:19 WIB
Sekjen DPR Indra Iskandar (Foto: Istimewa)
Sekjen DPR Indra Iskandar (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekjen DPR membatalkan pembelian multivitamin senilai Rp 2 miliar. Pembatalan ini dilakukan menyusul banyaknya kritik atas rencana tersebut.

"Setelah mendengar masukan publik, terutama keinginan dari teman-teman wartawan di DPR, tadi pagi jam 10 saya putuskan untuk dibatalkan," ucap Sekjen DPR Indra Iskandar, kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/9).

Baca juga : PIP Siap Berikan Pinjaman Modal Usaha Rp 20 Juta Bagi UMKM

Dia mengakui, awalnya memang akan melakukan pengadaan vitamin dengan pagu anggaran sebesar Rp 2,09 miliar. Pemenang lelang pun sudah dapat, dengan angka Rp 1.773.000.000.

Di kesempatan itu, Indra juga membantah bahwa pengadaan multivitamin ini untuk anggota Dewan. Menurutnya, pengadaan itu untuk pegawai di lingkungan DPR. Totalnya ada 7.856 paket yang akan dibagikan.

Baca juga : Anis Matta Gelar Kegiatan Vaksinasi Untuk Masyarakat

"Semua itu multivitamin untuk pegawai di lingkungan Sekjen. Terdiri atas ASN 1.308 orang, kemudian pamdal 1.486 orang, untuk petugas kebersihan dan keamanan 718 orang. Jumlahnya 4.344 orang. Jadi, jumlah keseluruhan paket yang rencananya diadakan kita sebesar 7.856 paket," ujarnya.

Indra menerangkan, paket vitamin ini diberikan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan DPR. Dia menegaskan, tidak ada kaitannya dengan anggota dewan.

Baca juga : PPKM Diperpanjang, Ini Aturan Pelaksanaan Kompetisi Sepak Bola Liga 1

"Paket ini berbentuk vitamin yang rencananya di Juli lalu untuk mengantisipasi penyebaran Covid di lingkungan DPR. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan anggota DPR. Karena anggota DPR sudah di-cover oleh asuransi," tuturnya. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.