Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bikin Klaster Covid-19

DPR Minta Pembelajaran Tatap Muka Dievaluasi

Jumat, 24 September 2021 16:02 WIB
Anggota Komisi X DPR, Rojih Ubab Maimoen Zubair. (Foto: ist)
Anggota Komisi X DPR, Rojih Ubab Maimoen Zubair. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi X DPR, Rojih Ubab Maimoen Zubair menilai, pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang berlangsung sejak beberapa minggu lalu masih menimbulkan sejumlah persoalan. Di antaranya muncul klaster Covid-19 di sekolah dan masih adanya peserta didik yang kesulitan beradaptasi.

Berita Terkait : Muncul Klaster Covid-19 Pendidikan, DPR : Selamatkan Generasi Muda

“Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara umum memang disambut gembira oleh siswa dan orang tua. Namun ada sejumlah masalah yang timbul di PTM yang membutuhkan evaluasi dan solusi,” kata Gus Rojih sapaan akrab Rojih Ubad Maimoen Zubair, Jumat (24/9).  

Berita Terkait : Satgas Covid-19 Ingatkan Pelaksanaan PON XX Patuhi Prokes

Gus Rojih menambahkan, adanya klaster Covid-19 di sekolah membuktikan protokol kesehatan di sejumlah sekolah masih belum maksimal. Ia meminta agar semua sekolah mengevaluasi penerapan prokes dan mengantisipasi berbagai hal yang menyebabkan penularan Covid-19. 

Berita Terkait : Menhub: Prokes Indonesia Diakui Dunia

Semua pihak harus mau melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas PTM. “Sekolah dan Pemda harus bisa menfasilutasi atau membabi siswa untuk mendapatkan vaksin agar kegiatan belajar mengajar bisa lebih aman dari kemungkinan tertular Covid 19,” ungkap cucu ulama karismatik almarhum KH Maimoen Zubair itu. [UMM]