Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ingrid Minta Pemerintah Turun Tangan Atasi Harga Migor

Minggu, 20 Maret 2022 20:46 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ingrid Kansil. (Foto: Istimewa)
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ingrid Kansil. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ingrid Kansil meminta pemerintah turun tangan mengatasi tingginya harga Minyak Goreng (Migor).

 Ingrid mengaku sering dicurhati pelaku usaha, khususnya skala kecil dan mikro terkait tingginya harga migor di pasaran. Mereka mengeluh, karena berdampak pada kegiatan usahanya.

Berita Terkait : Mahfud Kembali Tegaskan Pemerintah Fokus Siapkan Pemilu 2024

"Tentu hal ini membuat keresahan kaum ibu dan para pelaku usaha kecil yang menjadikan minyak menjadi salah satu bahan dasarnya penjual gorengan dan lain-lain," ucapnya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (20/3).

Ingrid khawatir, mengingat sebentar lagi sudah memasuki bulan Ramadan dan Lebaran. Di mana, momen-momen seperti ini masyarakat membutuhkan lebih banyak migor yang bisa membuat harganya semakin melonjak.

Berita Terkait : Ini Solusi Partai Perindo Turunkan Harga Minyak Goreng!

Ketua Umum Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) ini berharap, aksi Kementerian Perdagangan (Kemendag) bisa menstabilkan harga migor. Instrumennya, bisa melalui operasi pasar.

"Tentunya pemerintah wajib turun tangan untuk menormalkan harga minyak dengan melakukan operasi pasar yang optimal. Pemerintah harus mempergunakan semua instrumen institutions agar pasar bisa stabil lagi," harapnya.

Berita Terkait : Ganjar Minta Mendag Gercep Tangani Masalah Minyak Goreng

Selain itu, Ingrid yakin Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi lebih memprioritaskan rakyat. Terlebih, Mendag sudah menegaskan tidak akan terus melawan para mafia yang menyusahkan rakyat.

"Pemerintah tidak boleh kalah dengan produsen. Pemerintah harus mengutamakan rakyat. Lagipula, produsen sudah banyak dapat insentif dari pemerintah," pungkasnya. [MEN]