Dark/Light Mode

Mahasiswa Mau Demo, Hasto Ingat Lagu Ayu Ting Ting

Senin, 11 April 2022 08:05 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Istimewa)
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mempertanyakan niat mahasiswa menggelar demo besar-besaran pada hari ini, Senin (11/4).

Sebab menurutnya, Presiden Jokowi telah menegaskan komitmen untuk taat kepada konstitusi.

"Demo itu kan terkait isu-isu penundaan Pemilu. Sementara Presiden Jokowi, sejak awal sudah menegaskan sikapnya yang senapas dengan partai. Yaitu taat konstitusi," kata Hasto di Gedung Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (10/4) malam.

Hasto pun lantas teringat dengan judul lagu yang dinyanyikan biduan Ayu Ting Ting. Judulnya, Salah Alamat.

Baca juga : Istana Bilang Silakan

"Jika demo ditujukan untuk agenda tersebut, saya jadi teringat suatu lagu. Salah alamat dari Ayu Ting Ting. Jangan salah alamat," tuturnya.

Hasto menuturkan, Jokowi sejak awal sudah sangat tegas dan mengingatkan kepada orang-orang di sekitarnya, agar tak melakukan gerakan di luar mandatnya.

"Melarang menteri-menteri melakukan gerakan-gerakan di luar mandat yang diterima. Supaya fokus pada tugasnya," beber Hasto.

Ia bahkan meminta pihak-pihak yang menghembuskan isu penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan, agar turut bertanggung jawab. Menurutnya, pihak-pihak itu harus memberikan penjelasan.

Baca juga : Produsen Batasi Ekspor, Harga Daging Terancam Naik

"Yang kami harapkan, mereka yang sebelumnya mengusulkan tentang penundaan Pemilu, juga ikut memberikan penjelasan ke publik, ke mahasiswa," tegas politisi PDIP yang awal kariernya menjadi juru ketik di kantor Banteng itu.

Jangan Muncul Spekulasi

Dalam pengantar Rapat Persiapan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 pada Minggu (10/4), Presiden Jokowi telah menegaskan, seluruh tahapan dan jadwal pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 sudah ditetapkan.

"Pemilu akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Pilkada November 2024," kata Jokowi, Minggu (10/4).

Baca juga : Mulai 1 Maret, Thailand Longgarkan Aturan Untuk Turis Asing

Terkait hal tersebut, Jokowi meminta jajarannya, untuk menjelaskan secara detil ke masyarakat. Agar tak muncul spekulasi.

"Jangan sampai ada isu di masyarakat, yang menyebut pemerintah tengah berupaya melakukan penundaan Pemilu, perpanjangan masa jabatan, atau yang berkaitan dengan tiga periode," tegas Jokowi. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.