Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Bupati Bogor Ade Yasin terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (26/4) malam. Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di gedung KPK.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Arwani Thomafi mengaku sudah menerima kabar tersebut. Namun, dia belum mau berkomentar lebih jauh tentang penangkapan kadernya tersebut. "Kami belum mengetahui duduk soalnya. Baiknya kita tunggu penjelasan resmi KPK," ujar Arwani dikonfirmasi, Rabu (27/4).
Baca juga : Indonesia Sulit Bersaing Di Tunggal Putri Dunia, Ini Penjelasan Susi Susanti
Dia memastikan, Partai Ka'bah menghormati setiap proses hukum yang sedang berjalan terkait operasi senyap yang menyasar kadernya tersebut. "Kita hormati proses hukum yang sedang berjalan," tegasnya.
Sebelumnya, KPK menggelar OTT di Jawa Barat. Dalam kegiatan tangkap tangan itu, KPK menangkap Bupati Bogor Ade Yasin dan beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat. "Benar, tadi malam sampai pagi KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Rabu (27/4).
Baca juga : KPK Ngaku Kalah Gesit
"Di antaranya, Bupati Kabupaten Bogor, beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya," imbuhnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya