Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Bupati Bogor Ade Yasin terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (26/4) malam. Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di gedung KPK.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Arwani Thomafi mengaku sudah menerima kabar tersebut. Namun, dia belum mau berkomentar lebih jauh tentang penangkapan kadernya tersebut. "Kami belum mengetahui duduk soalnya. Baiknya kita tunggu penjelasan resmi KPK," ujar Arwani dikonfirmasi, Rabu (27/4).
Baca juga : Indonesia Sulit Bersaing Di Tunggal Putri Dunia, Ini Penjelasan Susi Susanti
Dia memastikan, Partai Ka'bah menghormati setiap proses hukum yang sedang berjalan terkait operasi senyap yang menyasar kadernya tersebut. "Kita hormati proses hukum yang sedang berjalan," tegasnya.
Sebelumnya, KPK menggelar OTT di Jawa Barat. Dalam kegiatan tangkap tangan itu, KPK menangkap Bupati Bogor Ade Yasin dan beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat. "Benar, tadi malam sampai pagi KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Rabu (27/4).
Baca juga : KPK Ngaku Kalah Gesit
"Di antaranya, Bupati Kabupaten Bogor, beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya," imbuhnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya