Dewan Pers

Dark/Light Mode

Golkar: Koalisi Indonesia Bersatu Komit Tak Ulangi Kesalahan Pilpres 2014 Dan 2019

Jumat, 13 Mei 2022 15:00 WIB
Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily (Foto: Istimewa)
Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Golkar, PPP, dan PAN menyongsong 2024 dengan membentuk Koalisi Indonesia Bersatu. Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan, koalisi ini berkomitmen tidak akan mengulang kesalahan pada Pilpres 2014 dan 2019.

"Tiga partai yang berkumpul sepakat bahwa dalam Pemilu 2024 nanti kita tidak boleh mengalami atau terjebak pada hal yang sama," ujar Ace, dalam keterangannya, Kamis (12/5).

Berita Terkait : Jelang 2024, Golkar-PAN-PPP Bentuk Koalisi Indonesia Bersatu

Menurut Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini, Pilpres 2014 dan 2019 menyisakan trauma yang mendalam. Yaitu pembelahan sosial, polarisasi yang tidak kunjung sembuh meskipun pemilu sudah usai.

Ace berharap, Pemilu 2024 harus menjadi ajang kontestasi ide, gagasan, track record, dan prestasi. Pemilu harus jadi kesempatan untuk saling membuktikan diri mana yang terbaik di antara para peserta kontestasi.

Berita Terkait : Jerman-Indonesia Pererat Kolaborasi Atasi Masalah Perubahan Iklim

Jebolan UIN Jakarta ini melihat, pembelahan sosial pada Pilpres 2019 sulit dijembatani karena dua kutub yang ekstrem terus terlibat pertengkaran dan saling caci maki hingga saat ini. Padahal, pertengkaran itu tidak memiliki sumbangsih apa pun untuk kemajuan bangsa. "Soal persaingan, bentuknya harus friendly," ucap dia.

Ace mengatakan, koalisi tiga partai politik tersebut bertujuan untuk menjadikan Indonesia lebih makmur, lebih kaya, dan lebih maju di masa depan. Ia mengatakan, persaingan akan segera usai setelah pemilu juga usai. 

Berita Terkait : Frisian Flag Indonesia Serahkan Beasiswa Bagi Anak Indonesia Terdampak Covid-19

Ace memastikan, Koalisi Indonesia Bersatu sangat inklusif. Koalisi ini masih terbuka untuk bekerja sama dengan partai politik lainnya. "Karena yang menyatukan kami adalah kesepakatan gagasan dan ide untuk membangun Indonesia," ucap mantan aktivis Ciputat ini. [USU]