Dark/Light Mode

Pilih IKN Jadi Tempat Deklarasi

PKB-Gerindra Mau Ambil Hati RI-1

Senin, 27 Juni 2022 07:35 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal PKB, Hasanuddin Wahid. (Foto: Facebook)
Wakil Sekretaris Jenderal PKB, Hasanuddin Wahid. (Foto: Facebook)

 Sebelumnya 
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing mengatakan, dalam teori komunikasi, deklarasi di IKN Nusantara adalah komunikasi non verbal untuk mengambil hati Jokowi. “Politik ambil hati. Hati siapa? Hatinya Jokowi. Bahwa secara simbol, Gerindra-PKB kalau menang akan melanjutkan proyek IKN Nusantara,” kata Emrus kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Namun, deklarasi di IKN akan hanya menjadi lips services jika tak ada kontrak politik dan capres-cawapres definitif. Dia menyarankan, saat deklarasi nanti, sudah ada nama capres-cawapres yang diusung. Selain itu, kontrak politik di atas materai akan meneruskan IKN Nusantara. “Kalau tidak, apa efeknya? Hanya omong-omong mau nerusin program Jokowi. Kurang kuat pesannya,” tuturnya.

Baca juga : Komunitas UMKM Balikpapan Deklarasi Dukung Airlangga Hartarto Presiden RI

Namun begitu, Emrus mengingatkan, calon pemimpin mestinya lebih otentik. Tidak latah dengan mengikuti pemimpin terdahulu. “Kalau tidak prioritas, kenapa harus dilanjutkan rencana pemimpin yang lama. Jangan disetir orang. Harus berani berbeda. Berbeda itu sah dalam demokrasi,” tandasnya.

Seperti diketahui, elite PKB dan Gerindra bertemu Rabu (22/6). Dalam pertemuan itu, hadir Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, Waketum PKB Jazilul Fawaid, Ketua PKB Syaiful Huda, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, serta Waketum Gerindra Sugiono.

Baca juga : Ditanya Peluang Kerja Sama Dengan PKB-Gerindra, Puan: Ya, Mungkin Saja

Sebelumnya, Ketua DPP PKB, Lukmanul Khakim mengakui, pertemuan kedua elite partai berlangsung hangat dibalut silaturahmi. Ngopi bareng sambil berdiskusi mematangkan agenda kerja sama dan langkah-langkah politik ke depan.

Lukmanul menyebut, koalisi bentukan pihaknya sudah memiliki tokoh yang bakal di­usung sebagai pasangan capres-cawapres. “Animo kader,simpatisan, dan masyarakat cukup bagus banyak menyukai duet Prabowo-Cak Imin. Responsnya luar biasa. PKB dan Gerindra solid bersama sama menjemput kemenangan,” tuturnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.