Dark/Light Mode

Keharmonisan Sandi-Prabowo Direcokin PPP

Selasa, 14 Februari 2023 06:17 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) saat bertemu Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno. (Foto: Instagram Sandi)
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) saat bertemu Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno. (Foto: Instagram Sandi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno sedang harmonis-harmonisnya. Namun, di tengah kemesraan ini, PPP kembali muncul sebagai "orang ketiga" yang merecoki hubungan dua pasangan capres-cawapres di Pilpres 2019 itu.

Prabowo dan Sandi sebelumnya juga sempat renggang gara-gara PPP. Sandi disebut mau nyeberang ke PPP demi bisa maju di Pilpres 2024. Saat itu, Prabowo bahkan memberikan beberapa sindiran ke Sandi, yang memilih datang ke acara PPP ketimbang acara Gerindra.

Sandi kemudian menyampaikan klarifikasi langsung ke Prabowo dan menyatakan kesetiaannya. Dalam pertemuan itu, keduanya tampak mesra dengan menampil senyum merekah. Setelah itu, Sandi menyatakan tegak lulus mendukung Prabowo sebagai capres dan mengaku masih kader Gerindra.

Di tengah kemesraan ini, Plt Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono mengklaim, Prabowo sudah mengizinkan Sandi bergabung dengan partainya. Bahkan, Prabowo merestui Sandi diusung menjadi Capres 2024 dari partai berlambang Ka'bah.

"Pak Sandi itu diberikan izin oleh Pak Prabowo untuk bergabung bersama dengan Partai Persatuan Pembangunan untuk mendukung perjuangan Partai Persatuan Pembangunan," kata Mardiono, dalam Harlah ke-50 PPP, di Malino, Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (12/2).

Baca juga : Jokowi-Prabowo Saling Memuji

Menurut Mardiono, Sandi termasuk tokoh nasional yang berhasil memulihkan pariwisata Indonesia usai dihajar pandemi Covid-19. Karenanya, Sandi pantas jika bertarung kembali menjadi capres atau cawapres di Pilpres 2024.

"Kita kasih penghargaan setinggi-tingginya. Kira-kira Pak Sandi pantas jadi presiden atau tidak?" tanya Mardiono, yang direspons positif para hadirin.

Mendengar klaim Mardiono, Gerindra angkat suara. Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad meragukan klaim Mardiono tersebut.

"Saya belum pernah mendengar Pak Sandi minta izin, atau belum pernah mendengar Pak Prabowo memberikan izin," kata Dasco, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, kemarin.

Dasco bilang, Sandi telah berjanji mendukung Prabowo sebagai Capres 2024. Namun, Dasco juga tidak bisa menjamin Sandi akan tegak lurus dengan janjinya itu.

Baca juga : Peresmian Sekber Gerindra-PKB, Cak Imin-Prabowo Bertemu Empat Mata

"Pak Sandi waktu itu juga sudah mengatakan, waktu menjumpai Pak Prabowo itu mengatakan, akan tegak lurus terhadap partai. Tapi saya pikir dinamika dalam perpolitikan itu wajar dan biasa, dan itu tergantung," tambahnya.

Wakil Ketua DPR itu menekankan, Prabowo tak akan pernah menghalangi kadernya untuk berkarier di kancah politik. Akan tetapi, untuk internal Gerindra, sudah memutuskan Prabowo sebagai Capres 2024.

"Kita kan sudah sama-sama tahu bahwa calon presiden dari Gerindra itu sudah fixed hanya Pak Prabowo melalui Rapimnas waktu itu," tegas dia.

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mencoba meluruskan. Politisi yang akrab disapa Awiek menyatakan, yang dimaksud Mardiono bukan Prabowo mengizinkan Sandi masuk PPP, tapi Prabowo mengizinkan Sandi menghadiri acara PPP.

"Kalau mendengarkan pernyataan utuh dari Pak Mardiono, itu sebenarnya yang dimaksud dapat izin dari Pak Prabowo hadir di acara PPP," ucap Awiek, saat dihubungi Rakyat Merdeka, kemarin.

Baca juga : Ini Isi Pembicaraan 4 Mata Jokowi-Prabowo Di Kemhan

Dia memastikan, PPP menghormati fatsun politik Gerindra. Karena itu, PPP mengundang Sandi dalam kapasitas sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bukan kader Gerindra.

"Kebetulan Pak Sandiaga Uno ada di Makassar. Dan kita undang beliau sebagai Menparekraf yang kebetulan Pak Sandi kader Gerindra. Ya untuk menghormati fatsun politik ya, kita kulo nuwun. Istilahnya begitu," tutur Awiek.

Sandi belum berkomentar mengenai hal ini. Namun, sebelumnya dia sudah menegaskan setia terhadap Gerindra. "Oh nggak ada (lompat ke PPP). Itu sudah clear. Ini pakai baju Gerindra. Jadi sudah clear," ungkap Sandi, di acara peresmian Sekretariat Bersama Gerindra-PKB, akhir Januari lalu.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.