Dark/Light Mode

Golkar Punya Peran Penting Menentukan Capres Cawapres Yang Diajukan KIB

Kamis, 2 Maret 2023 06:01 WIB
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin/Istimewa
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin/Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Golkar dan PPP menegaskan belum ada kesepakatan tentang capres dan cawapres dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Penentuan pasangan capres cawapres akan diputuskan bersama oleh ketiga anggota koalisi yakni Golkar, PAN, dan PPP.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai, Golkar mempunyai peran penting dan signifikan di KIB dalam proses penentuan pasangan capres cawapres. Golkar mempunyai 85 kursi di DPR yang membuatnya sebagai partai terbesar kedua di parlemen dan terbesar di KIB.

Baca juga : Anggota KIB Masih Cari Kandidat Capres Cawapres Masing-masing

"Jumlah kursi Golkar di parlemen terbesar kedua. Di KIB juga terbesar dibanding PAN dan PPP. Itu membuat nilai tawar Golkar tinggi dalam konteks menentukan capres-cawapres," tegas Ujang, Rabu (1/3).

Ujang menjelaskan, meski Golkar punya posisi strategis untuk bisa menentukan arah dukungan dan kesolidan koalisi, penentuan capres cawapres di KIB masih harus menunggu arahan dari Presiden Joko Widodo. Hal itu membuat Golkar berada pada situasi dilematis. 

Baca juga : IKPI Punya Peran Penting Membangun Negara

“Itu sebenarnya yang menjadi ruwet dan rumit. Di satu sisi, Golkar sebagai partai besar dan menentukan. Di sisi lain, soal capres cawapres menunggu arahan Pak Jokowi," kata dosen Universitas Al Azhar Indonesia itu.

Untuk itu, Ujang menyarankan ada upaya pemaduan antara kekuatan Golkar dan kehendak Jokowi agar KIB segera mengambil keputusan terkait penentuan capres cawapres. 

Baca juga : Airlangga Nomor Wahid

"Saya melihat itu harus dikompromikan antara peran besar Golkar di KIB dan kehendak Pak Jokowi," pungkasnya.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.