Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ngobrol Lebih 1 Jam Sambil Makan Bubur
Puan-AHY Seperti Kakak Adik
Minggu, 18 Juni 2023 12:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua DPP PDIP Puan Maharani melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, di Plataran Hutan Kota Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu pagi (18/6). Dalam pertemuan itu, keduanya nampak akrab. Bagi Puan, hubungan keduanya seperti kakak dan adik.
Puan dan AHY melakukan pertemuan setelah olahraga pagi. Keduanya berbincang banyak hal sambil makan bubur bersama. Pertemuan berlangsung lebih dari satu jam. "Banyak sekali yang bisa di-omongin," ucap Puan, dalam konferensi pers, seperti dikutip Antara.
Putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu lalu menceritakan chemistry antara dirinya dengan AHY. "Tadi Mas AHY bilang, 'Mbak, boleh, ya, saya menganggap Mbak sebagai kakak?' Ya, iya, dong," ujar Puan.
Baca juga : Prabowo Dan SBY Nostalgia Akmil
Saking akrabnya saat ngobrol, Puan sampai tidak sadar sudah berbincang lebih dari 1 jam. Apabila suasana perbincangan saat itu seperti pertemuan antara ketua umum partai dengan Ketua DPR, menurut Puan, mungkin tidak selama itu. "Selama 20 menit juga sudah selesai karena ngobrol-nya serius pastinya," kata Puan.
Puan melanjutkan, PDIP telah menanti-nantikan pertemuan dengan AHY. Melalui pertemuan tersebut, PDIP dan Demokrat menyepakati bahwa komunikasi politik antara kedua partai tersebut tidak boleh berhenti sampai pertemuan ini.
"Politik itu penuh dengan dinamika, sangat dinamis, jadi untuk bisa mencapai satu titik temu di tengah saja, perlu waktu untuk bicara-bicara terus," kata Puan.
Baca juga : Moeldoko Janji Bantu Tuntaskan Kasus Kanjuruhan Secara Adil
Dia melanjutkan, kalau tidak pernah bertemu, tidak pernah bicara, berpotensi menimbulkan miskomunikasi. "Jadi, ini mungkin pertemuan yang pertama. Akan tetapi, insya Allah, bukan pertemuan yang terakhir," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, AHY menyatakan, rekonsiliasi sangat dibutuhkan dan dinantikan oleh masyarakat. "Untuk bangsa dan negara, politik rekonsiliasi semacam ini sangat dibutuhkan dan dinantikan oleh masyarakat Indonesia," ujar putra sulung Ketua Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.
AHY menjelaskan, PDIP dan Partai Demokrat merupakan dua partai yang memiliki pengalaman sebagai partai penguasa, sekaligus memiliki pengalaman sebagai partai oposisi.Ia juga sempat menyinggung terkait dengan komunikasi dan hubungan antarpartai yang belum bisa berjalan sebaik yang diharapkan dalam kurun waktu dua dekade terakhir, tepatnya sejak 2004. "Akan tetapi, hadirnya kami berdua mudah-mudahan juga menjadi oase," kata AHY.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya